Malam Renungan Suci Kemerdekaan di IKN Berlangsung Khidmat

  • 17 Agt 2025 01:05 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Nusantara: Suasana hening menyelimuti Taman Kusuma Bangsa, Ibu Kota Nusantara (IKN), saat Malam Renungan Suci digelar pada Sabtu malam (16/8/2025). Upacara ini menjadi momen pertama kali Otorita IKN menyelenggarakan secara mandiri, dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memimpin jalannya upacara sekaligus membacakan naskah renungan. Dengan suara penuh penghormatan, ia mengajak seluruh peserta mengenang arwah para pahlawan yang gugur di medan juang, baik yang bersemayam di Taman Makam Pahlawan maupun yang tak dikenal nama dan tempatnya.

“Perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami pula. Jalan pengabdian mereka adalah jalan kami juga,” ucap Basuki dengan nada tegas namun haru. Doa juga dipanjatkan agar para pahlawan diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

BACA JUGA:

OIKN Siapkan 3.500 Undangan untuk Upacara 17 Agustus

Deputi Pengendalian Pembangunan OIKN, Thomas Umbu Pati Tena, menyebut upacara ini dihadiri sekitar 300 orang, mayoritas pegawai Otorita IKN. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi sarana memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai nasionalisme, sekaligus membangun kekompakan internal.

“Makna terdalam dari malam ini adalah mengenang jasa para pahlawan dan meneruskan semangat perjuangan itu kepada generasi milenial yang kini mulai tinggal di IKN,” ujar Thomas.

Malam Renungan Suci terasa semakin syahdu karena digelar dengan pencahayaan terbatas. Hanya obor di tengah lapangan yang menyala, menghadirkan suasana penuh perenungan. Di sekitar lokasi, tampak monumen dan patung proklamator Soekarno-Hatta berdiri kokoh dengan latar Istana Garuda IKN.

Uniknya, malam khidmat tersebut juga diiringi alunan orkestra yang dipimpin musisi terkenal, Addie MS. Sang konduktor, mengaku sangat terharu dan terkesan dengan pengalaman membawakan musik simfoni secara akustik di tengah suasana hening dan khidmat IKN.

“Ini adalah penampilan orkes simfoni pertama yang dilakukan di tempat ini. Dan yang paling istimewa, kami tidak menggunakan pengarah suara atau pengeras suara. Mikrofon hanya untuk keperluan streaming,” ucap Addie MS yang memimpin Twilite Orchestra.

BACA JUGA:

Pesta Rakyat Meriahkan HUT ke-80 RI di IKN

Menurutnya, bermain secara akustik di IKN memberikan perasaan yang sangat berbeda. Suasana hening dan pemandangan Istana Negara yang megah di malam hari menjadikan pertunjukan terasa lebih khidmat dan personal.

“Kami yang memainkan itu dengan rasa yang sangat berbeda. Biasanya main di dalam ruangan atau suasana gembira, tapi ini khidmat sekali,” katanya.

Selain tampil dalam acara Renungan Suci, Twilite Orchestra juga akan menggelar konser setelah upacara resmi 17 Agustus. Dalam konser tersebut, Addie MS berencana membawakan lagu-lagu daerah untuk mengajak masyarakat lebih mencintai budayanya. Selain itu, mereka juga akan memainkan lagu-lagu perjuangan dan lagu nasional, sebelum akhirnya menghibur penonton dengan lagu-lagu yang lebih santai.

"Untuk apa? Mengajak kita lebih cinta budaya kita sendiri," kata Addie MS.

Meski IKN belum memiliki Taman Makam Pahlawan sendiri, Otorita berkomitmen membangunnya di masa mendatang sebagai penghormatan permanen bagi para pahlawan bangsa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....