Addie MS Terharu Main Orkestra Malam Suci di IKN
- 17 Agt 2025 00:22 WIB
- Samarinda
KBRN, Nusantara: Malam perenungan suci dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (16/8/2025), berlangsung khidmat. Untuk pertama kalinya orkestra simfoni hadir di pusat pemerintahan baru tersebut.
Addie MS bersama 45 musisi Jakarta tampil secara akustik tanpa pengeras suara, sebuah pengalaman yang membuatnya sangat terharu.
“Ini penampilan orkes simfoni pertama di tempat ini. Kami main tanpa pengeras suara, hanya mikrofon untuk streaming. Suasananya sangat mengharukan, apalagi dengan latar istana dan suasana malam yang hening,” katanya.
BACA JUGA:
Otorita Siap Meriahkan HUT Kemerdekaan RI di IKN
Menurut Addie, penampilan di IKN terasa berbeda dibandingkan konser-konser sebelumnya yang biasanya digelar di ruang tertutup atau pusat perbelanjaan. “Biasanya konser penuh keriangan, tapi di sini suasana khidmat, jam 11 malam, hening sekali. Kami main dengan rasa yang benar-benar berbeda,” ujarnya.
Kehadiran orkestra ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak. Sejumlah pengusaha bersama Garuda Indonesia memfasilitasi keberangkatan rombongan musisi ke Nusantara. “Jumlahnya 45 musisi, belum termasuk tim pendukung. Tanpa bantuan pengusaha dan Garuda, mungkin kami tidak bisa sampai sini,” kata Addie.
Tak lupa, Addie juga mengapresiasi Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, yang disebut memiliki jiwa musikal dan passion besar terhadap musik.
“Pak Basuki itu orangnya sangat musical. Beliau yang mendorong kami tampil di malam renungan, lalu besok juga konser usai upacara resmi,” ujarnya.
Konser tersebut akan menghadirkan lagu daerah, lagu perjuangan, hingga lagu hiburan.
BACA JUGA:
Pesta Rakyat Meriahkan HUT ke-80 RI di IKN
Sementara Deputi Pengendalian Pembangunan OIKN, Thomas Umbu Pati Tena, menegaskan bahwa Renungan Suci merupakan agenda utama dalam rangkaian HUT RI di Nusantara.
“Malam ini kami mengundang sekitar 300 orang, mayoritas pegawai OIKN. Ini upacara pertama kali yang kami selenggarakan secara internal untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan kekompakan,” kata Thomas.
Menurutnya, makna mendalam dari renungan ini adalah mengenang jasa para pahlawan sekaligus mewariskan spirit perjuangan kepada generasi muda yang kini mulai tinggal di IKN. Acara dipusatkan di Taman Kusuma Bangsa, di bawah bayangan Istana Garuda, lengkap dengan monumen Soekarno-Hatta yang menambah nuansa historis.
Thomas menegaskan, dengan kehadiran orkestra, renungan suci, hingga pesta rakyat, perayaan HUT RI ke-80 di IKN menjadi simbol bahwa pembangunan Nusantara tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga ruang bagi seni, budaya, dan penguatan nasionalisme generasi penerus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....