Kewajiban Anak Terhadap Orang Tua
- 24 Nov 2025 04:14 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Dalam kehidupan keluarga, ada sebuah hubungan yang sangat penting dan sering kali menjadi pusat perhatian. Hal tersebut adalah hubungan antara anak dan orang tua.
Terlepas dari peran penting orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak, ketika usia semakin bertambah dan kemampuan fisik serta finansial mulai berkurang, giliran anaklah yang bertanggung jawab untuk menjaga kehidupan orang tua mereka. Hal ini disampaikan oleh Ustaz Mustamin Fattah, dari Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda melalui siaran Mutiara Pagi RRI.
"Santunan dari anak sebenarnya bukan santunan, kalau anak kepada orang tua itu kewajiban," kata Ustaz Mustamin.
Baca juga: Rahasia Rezeki dalam Tiga Janji Nabi Muhammad SAW
Bagi banyak orang, memberi kepada orang tua sering dianggap sebagai tindakan belas kasihan atau sedekah. Namun dalam pandangan Islam, memberi nafkah atau dukungan kepada orang tua adalah kewajiban, bukan sekadar pilihan atau tindakan sukarela.
"Saya kira memang seharusnya sudah seperti itu. Jadi anak yang berkewajiban menjamin kehidupan orang tuanya," ujarnya.
Tentu saja, ada pengecualian dalam hal ini. Jika seorang anak dalam keadaan kesulitan atau tidak mampu, maka apa yang diberikan kepada orang tuanya bisa dianggap sebagai sedekah biasa. Tetapi, dalam kondisi ideal, di mana anak mampu secara finansial, menjaga kehidupan orang tua bukanlah sekadar tindakan baik, melainkan kewajiban yang tak terelakkan.
Tidak hanya kewajiban anak terhadap orang tua yang menjadi sorotan. Doa orangtua terutama seorang ibu untuk anaknya juga memiliki peran yang sangat besar. Dalam banyak agama dan budaya, doa orang tua dianggap sebagai doa yang mustajab, yang mudah dikabulkan oleh Tuhan. Begitu pula, doa seorang anak untuk orang tua mereka adalah bentuk kasih yang mendalam dan tak ternilai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....