Tata Cara dan Doa Mandi Wajib yang Sah

  • 01 Sep 2025 10:29 WIB
  •  Samarinda

KBRN Samarinda: Bagi setiap muslim di dunia ini, pasti mengenal istilah mandi wajib. Mandi wajib atau mandi junub adalah cara bersuci untuk menghilangkan hadas besar. Proses ini dimulai dengan membasuhkan air ke seluruh tubuh secara merata, sesuai tata cara, serta membaca doa mandi wajib setelahnya.

Melansir dari kemenag.go.id, mandi junub wajib dilakukan oleh seorang muslim untuk menghilangkan hadas besar dan kembali kepada kesucian (thaharah). Hadas besar yang mengharuskan mandi junub terjadi ketika seseorang:

-Keluar mani, baik dalam keadaan sadar maupun bermimpi

-Melakukan hubungan suami istri (jimak), meskipun tidak sampai keluar mani

-Selesai haid atau nifas bagi perempuan.

-Mandi junub memiliki dasar hukum dalam Al-Qur’an dan hadis. Allah SWT berfirman:

“Dan jika kamu junub, maka mandilah.” (QS. Al-Ma’idah: 6)

Niat Mandi Junub

Niat adalah syarat utama mandi junub dan dilakukan di dalam hati. Di antara lafal niat mandi junub adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul-ghusla liraf‘il ḥadatsil-akbari minal-janābati fardhan lillāhi ta‘ālā “Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardu karena Allah Ta‘ala.”

Tata Cara Mandi Junub yang Sesuai Sunnah

Rasulullah SAW mencontohkan tata cara mandi junub yang tertib dan menyeluruh sebagai berikut:

1. Niat dalam hati, lalu membasuh tangan hingga tiga kali.

2. Membersihkan kemaluan dan bagian tubuh yang terkena najis.

3. Berwudhu, seperti wudu untuk salat.

4. Menyiram kepala sebanyak tiga kali, hingga air meresap ke kulit kepala, sambil meniatkan untuk menghilangkan hadas besar.

5. Menyiram seluruh tubuh, dimulai dari bagian badan sebelah kanan tiga kali, lalu bagian kiri juga tiga kali, dan memastikan tidak ada bagian tubuh yang tertinggal.

6. Menggosok tubuh, baik bagian depan maupun belakang, sebanyak tiga kali jika memungkinkan.

7. Menggosok rambut dan jenggot (jika memiliki).

8. Mandi junub bukan sekadar membasuh tubuh, melainkan bentuk ketaatan dan kesungguhan dalam menjaga kebersihan lahir dan batin.

Kesucian fisik merupakan langkah awal untuk mencapai kebersihan hati, yang menjadi syarat diterimanya ibadah di sisi Allah Swt.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....