Keistimewaan Doa dalam Islam

  • 23 Agt 2025 05:20 WIB
  •  Samarinda

KBRN,Samarinda: Program Hikmah Pagi Pro 4 RRI Samarinda kembali hadir mengawali hari para pendengar setia dengan siraman rohani yang menyejukkan. Pada kesempatan kali ini, tausiah disampaikan oleh Ustaz Halim Rois, S.Ag., M.Pd, dari MUI Kota Samarinda, dengan tema tentang keistimewaan doa dalam Islam.

Dalam uraiannya, Ustaz Halim menegaskan bahwa doa bukan hanya sekadar permintaan, melainkan ibadah yang menjadi kebutuhan setiap hamba Allah. Merujuk pada Al-Qur’an Surah Ghafir ayat 60, beliau menjelaskan bahwa Allah memerintahkan manusia untuk berdoa, dan Allah berjanji akan mengabulkannya. Sebaliknya, orang yang enggan berdoa disebut sebagai orang yang sombong dan terancam dengan siksa neraka.

Ustaz Halim mengingatkan, doa adalah senjata orang mukmin yang mampu menjadi benteng dan kekuatan menghadapi kehidupan. Kisah para nabi menjadi bukti nyata keajaiban doa, mulai dari doa Nabi Ayub yang disembuhkan dari sakit, doa Nabi Yunus yang diselamatkan dari perut ikan di tengah kegelapan laut, hingga doa Nabi Zakaria yang dikaruniai keturunan meski dalam usia tua. Bahkan dalam Perang Badar, kekuatan doa kaum muslimin mendatangkan pertolongan Allah berupa ribuan malaikat.

Lebih jauh, beliau menyampaikan tiga syarat agar doa dikabulkan Allah, yaitu: Ikhlas hanya karena Allah. Tidak mencampuri dengan yang haram, baik dalam makanan, minuman, maupun rezeki. Yakin akan janji Allah bahwa doa pasti dikabulkan, meski waktunya hanya Allah yang menentukan.

“Doa adalah wujud kerendahan hati seorang hamba. Jangan pernah merasa mampu tanpa Allah, karena kekuatan doa itulah yang menjadi penopang kehidupan orang beriman,” tutur Ustaz Halim.

Menutup tausiah, beliau berpesan agar setiap aktivitas kaum muslimin selalu diawali dengan menyebut nama Allah dan diakhiri dengan pujian kepada-Nya, sehingga setiap langkah bernilai ibadah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....