Asal Usul Keladi, Tanaman Pangan Kuno dari Asia

  • 30 Sep 2026 15:06 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Keladi atau talas merupakan tanaman yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu dan menjadi salah satu sumber pangan penting di wilayah tropis. Tanaman yang memiliki nama ilmiah Colocasia esculenta (L.) Schott ini termasuk keluarga Araceae. Menurut Kew Science melalui Plants of the World Online, wilayah asli keladi berada di kawasan mulai dari India, Asia Selatan hingga Tiongkok bagian selatan dan Sumatera.

Asal-usul keladi sendiri cukup menarik karena para peneliti masih menemukan bukti baru mengenai sejarah domestikasinya. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Ecology and Evolution pada 2020 menunjukkan bahwa berbagai kelompok keladi budidaya memiliki hubungan genetik yang mengarah ke Asia Tenggara. Hasil tersebut memperkuat pandangan bahwa kawasan Asia Tenggara merupakan salah satu pusat penting dalam evolusi dan asal-usul keladi.

Keladi kemudian berkembang dan dibudidayakan oleh masyarakat di berbagai wilayah Asia dan kawasan Pasifik. FAO mencatat bahwa Colocasia esculenta secara tradisional dianggap berasal dari Asia Tenggara dan telah lama menjadi tanaman pangan di wilayah tropis. Tanaman ini dapat tumbuh di lingkungan lembap, termasuk lahan yang memiliki banyak air, sehingga cocok dengan kondisi iklim tropis.

Dalam sejarahnya, keladi tidak hanya dimanfaatkan bagian umbinya. Daun dan tangkai daunnya juga digunakan sebagai bahan pangan di berbagai daerah setelah melalui proses pengolahan yang tepat. Kew mencatat bahwa bagian rimpang, tangkai daun, dan daun muda keladi dimanfaatkan sebagai makanan, sementara tanaman ini juga memiliki berbagai kegunaan tradisional lainnya.

Penyebaran keladi ke berbagai wilayah dunia berlangsung seiring dengan perpindahan manusia dan perkembangan pertanian. Menurut FAO, keladi telah menyebar dari kawasan asalnya menuju berbagai wilayah tropis, termasuk Afrika, Kepulauan Pasifik, hingga wilayah Amerika. Keladi bahkan menjadi salah satu tanaman pangan penting di sejumlah kepulauan Pasifik seperti Tonga, Samoa Barat, dan Papua Nugini.

Di Indonesia sendiri, keladi telah lama dikenal dan dapat ditemukan dalam berbagai bentuk serta varietas lokal. Kew mencatat Sumatera sebagai bagian dari wilayah asli Colocasia esculenta, sementara tanaman ini juga telah dibudidayakan atau diperkenalkan ke berbagai wilayah lain, termasuk Jawa dan kawasan Asia Tenggara lainnya. Kondisi Indonesia yang memiliki iklim tropis dan banyak wilayah lembap membuat keladi dapat tumbuh dengan baik.

Menariknya, keladi bukan sekadar tanaman pekarangan atau bahan makanan tradisional. Sejarah panjangnya menunjukkan bahwa tanaman ini merupakan salah satu tanaman pangan kuno yang memiliki peran penting dalam perkembangan pertanian masyarakat tropis. Dari Asia Tenggara hingga kawasan Pasifik, keladi terus dibudidayakan dan dikonsumsi hingga sekarang, menjadikannya bagian dari sejarah pangan sekaligus kekayaan tanaman lokal yang masih relevan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....