Ponta, Makanan Tradisional Khas Paser yang Sudah Tergerus Zaman
- 02 Sep 2026 19:50 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser - Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-VIII/2026, Kabupaten Paser terus mempersiapkan diri, baik dari segi venue, kontingen, dan penunjang lainnya, agar helatan akbar tersebut bisa sukses terselenggara.
Nantinya bakal ada ribuan manusia yang datang dan hadir di Bumi Paser untuk mendukung timnya bertanding. Namun, di sisi lain Paser juga ingin memberikan sesuatu yang berkesan kepada tamu dari luar daerah.
Selain mempersiapkan destinasi wisata yang ada, pastinya masyarakat dari luar ini juga ingin membeli suatu oleh-oleh dari tempat yang mereka kunjungi. Salah satunya seperti makanan khas Kabupaten Paser.
Masih banyak masyarakat di Kaltim, khususnya Kabupaten Paser yang belum tahu secara pasti apa makanan atau kue khas mereka.
Oleh karena itu, Bidang Kepariwisataan Disporapar Kabupaten Paser, berencana menggelar Expo Porprov yang nantinya akan menampilkan semua khas dari Paser, seperti pernak pernik kerajinan tangan, hingga makanan khas asli Paser.
Seperti yang dikatakan Kabid Kepariwisataan Disporapar Paser, Khairuddin, mengatakan bahwa Ponta merupakan jajanan atau makanan tradisional khas Kabupaten Paser.
Namun, jajanan tradisional yang terbuat dari ketan muda itu sudah sangat jarang ada di pasaran atau dijual oleh UMKM karena sulitnya mencari bahan baku atau bahan utamanya.
"Makanan khas Paser itu sebenarnya Ponta. Ponta itu ya ketan muda, dari campuran gula merah dan kelapa. Cuma kesulitannya kita di Ponta itu bahan bakunya," kata Khairuddin.
Ia menerangkan, bahan utama ketan muda untuk mengolah menjadi jajanan Ponta ini ada musim tertentu. Sehingga menjadi kendala tersendiri untuk dapat membuatnya.
"Bahan bakunya ketan muda ini kan enggak ada setiap saat, musiman," ujarnya.
Lebih lanjut, Khairuddin menjelaskan untuk proses mengolah Ponta sendiri tidaklah susah. Namun rasanya akan berbeda jika menggunakan beraa yang sudah tua.
"Sebenarnya pengolahannya itu juga tidak terlalu rumit. Karena bahan bakunya dari Ketan muda yang masih hijau itu yang di tumbuk jadi beras masih muda yang masih bisa dikonsumsi," kata pria yang akrab disapa Khey itu.
Ia menyebut untuk mencari bahan baku cukup mudah didapatkan, namun harus menunggu musim yang pas dengan perkiraan waktu untuk mengambil ketan muda untuk diolah menjadi jajanan yang nikmat.
"Di mana ada ada orang bertani menanam padi bisa aja membuat Ponta itu. Cuma ya itu sudah khasnya Paser Ponta, cuma kesulitannya di bahan baku ini," ucapnya menjelaskan.
Sementara jajanan yang dijual di wilayah Paser sendiri, dikatakan Khairuddin itu merupakan makanan khas dari luar daerah, seperti lidah sapi, kue cincin dan beberapa makanan lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....