Bubur Ayam Banten ala Samarinda
- 14 Jan 2026 08:46 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda: Di tengah ragam kuliner Kota Samarinda, Bubur Ayam Banten Samarinda hadir sebagai sajian sederhana yang menyimpan cerita menarik. Meski menyandang nama “Banten”, bubur ayam ini bukan berasal dari wilayah Banten sebagai resep turun-temurun khas daerah tersebut. Keunikan bubur ini justru terletak pada penjualnya, seorang perantau asli Banten yang membawa semangat dan cita rasa kampung halaman ke Kalimantan Timur.
Berbeda dengan bubur ayam yang disajikan kering atau hanya sedikit kuah, Bubur Ayam Banten Samarinda dikenal dengan kuah gurih yang melimpah. Kuah panas berbumbu ringan menjadi ciri khas utama, memberikan sensasi hangat dan rasa lebih “hidup” di setiap suapan. Tekstur bubur yang lembut berpadu dengan suwiran ayam, cakwe, bawang goreng, dan taburan seledri yang memperkaya aroma.
Bagi sang penjual, bubur ini bukan sekadar menu sarapan atau pengganjal lapar. Bubur ayam ini menjadi simbol adaptasi dan kreativitas seorang perantau, yang menyesuaikan cita rasa dengan lidah masyarakat Samarinda tanpa kehilangan identitas asalnya. Nama “Banten” dipertahankan sebagai penanda perjalanan hidup dan asal-usul penjual, bukan klaim keaslian resep daerah.
Tak heran jika Bubur Ayam Banten Samarinda memiliki pelanggan setia. Sajian ini digemari berbagai kalangan, mulai dari pekerja pagi, mahasiswa, hingga keluarga yang mencari menu hangat dan mengenyangkan. Kuahnya yang ringan namun gurih membuat bubur ini cocok dinikmati kapan saja, terutama di pagi hari atau saat cuaca dingin.
Kehadiran Bubur Ayam Banten Samarinda membuktikan bahwa kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang cerita, identitas, dan perjumpaan budaya. Dari Banten ke Samarinda, semangkuk bubur berkuah ini menjadi jembatan rasa yang menyatukan perantau dan penikmatnya dalam kehangatan sederhana namun berkesan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....