Teknik Bersihkan Kepiting Hidup Agar Lebih Manis
- 03 Nov 2025 09:07 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Kepiting merupakan salah satu hidangan laut yang banyak dinantikan. Namun, kenikmatan daging kepiting sangat bergantung pada proses pembersihan yang tepat agar bebas bau amis dan menghasilkan cita rasa manis. Membersihkan kepiting hidup kerap dianggap sulit, padahal terdapat langkah sederhana untuk memastikan hasil lebih bersih serta bumbu dapat meresap sempurna.
Langkah Awal: Menenangkan dan Mencuci
Jika membeli kepiting dalam kondisi hidup, jangan langsung membersihkannya di bawah air mengalir. Gerakan kepiting yang aktif justru berisiko mendorong kotoran masuk ke dalam daging. Ikuti langkah berikut:
Lumpuhkan dengan Dingin
Masukkan kepiting ke dalam wadah berisi es batu atau air dingin selama 10–15 menit. Suhu rendah akan membuat kepiting lemas sehingga lebih aman saat dibersihkan.
Sikat Bersih Cangkang
Setelah kepiting lemas, pegang atau ikat dengan kuat. Gunakan sikat kecil, seperti sikat gigi bekas, untuk membersihkan bagian luar cangkang, kaki, serta sela-sela capit di bawah air mengalir. Pastikan lumpur dan kotoran terangkat seluruhnya.
Membersihkan Bagian Dalam Kepiting
Setelah bagian luar bersih, lanjutkan dengan membuang bagian yang tidak dapat dikonsumsi:
Lepaskan Apron
Balik kepiting dan temukan cangkang kecil berbentuk segitiga (apron) di bagian perut bawah. Tarik hingga terlepas untuk memudahkan membuka cangkang utama.
Buka Cangkang Atas
Tarik perlahan cangkang atas. Lemak berwarna kekuningan dapat disisihkan untuk campuran saus. Namun, buang lemak berwarna cokelat gelap atau hijau keabu-abuan.
Buang Insang
Bagian berbulu di sisi kiri dan kanan badan kepiting merupakan insang dan tidak layak dikonsumsi. Buang seluruhnya.
Bilas Kembali
Cuci badan kepiting di bawah air mengalir untuk memastikan tidak ada sisa kotoran atau insang tertinggal.
Dengan pembersihan yang tepat, kepiting siap direbus atau dikukus bersama bumbu aromatik seperti jahe atau daun salam untuk membantu menghilangkan aroma amis.
(Ria/Umi Zahratun Sa’adah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....