Kopi Liberika Sepaku: Asa Baru Petani IKN

  • 29 Agt 2025 00:38 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Nusantara: Di tengah gempuran Arabika dan Robusta, varietas kopi Liberika kembali menarik perhatian. Dengan aromanya yang khas, kopi liberika kini menjadi primadona baru di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Melalui inisiatif Otorita IKN, Gerakan Tanam Kopi Liberika Sepaku resmi dimulai di Pendopo Kopi, Desa Tengin Baru, kecamatan Sepaku, pada Kamis (28/8/2025).

Puluhan peserta antusias menanam 23 bibit kopi Liberika sebagai langkah awal untuk mengembalikan "mutiara hitam" ini sebagai produk unggulan daerah. Gerakan ini merupakan tindak lanjut dari Nusantara Liberica Coffee Exhibition, yang bertujuan merevitalisasi produk lokal masyarakat Sepaku.

BACA JUGA:

Otorita IKN Angkat Kopi Liberica ke Panggung Nasional

Ketua Komunitas Petani Kopi Liberika Sepaku, Sugiman, menjelaskan alasan pemilihan Liberika. "Kopi ini khusus dan tahan banting. Tahan penyakit, bahkan mampu hidup di lahan gambut," ujarnya, mengingat kembali masa kejayaan Liberika sebagai tulang punggung ekonomi keluarganya.

Antusiasme juga datang dari warga setempat, Radyo, yang menyambut baik adanya perencanaan pengelolaan usaha biji kopi ini. "Sekarang ini kan produk kopi peminatnya banyak, pemasarannya jelas. Harapannya mendapatkan penampungan dan arahan yang lebih jelas," katanya, merujuk pada kesulitan pemasaran di masa lalu.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam, Myrna Asnawati Safitri berfoto bersama Komunitas Petani Kopi Liberika Sepaku dalam kegiatan Gerakan Tanam Kopi Liberika.

Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri. Ia optimis, dengan pendampingan yang diberikan, komunitas ini dapat menjadi pemasok pertama oleh-oleh kopi khas Nusantara di tahun depan.

“Kami berharap komunitas ini nantinya bisa menjadi supplier pertama oleh-oleh kopi khas Nusantara,” ucapnya.

BACA JUGA:

Aroma Liberika Nusantara Menggoda Lidah Pecinta Kopi Lokal

Myrna menyebut ada tiga spesies Liberika yang akan dikembangkan: coffee liberica, coffee dewevrei (excelsa), dan coffee klainei.

Gerakan ini menjadi bukti komitmen Otorita IKN untuk bergerak bersama masyarakat di wilayah delineasi. Dari langkah sederhana menanam bibit hingga membangun ekosistem usaha, kopi Liberika diharapkan tumbuh sebagai oleh-oleh khas pertama dari tanah Nusantara di tahun mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....