D’Seafood Gatsu ; Autentik Seafood Khas Samarinda yang Menggugah Selera
- 06 Mei 2025 07:48 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda : Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan kuliner yang luar biasa. Setiap daerah memiliki makanan tradisional yang khas, menggambarkan budaya serta cita rasa lokal yang begitu unik. Tak terkecuali Samarinda, ibu kota Kalimantan Timur, yang memiliki berbagai sajian laut atau seafood dengan ciri khas tersendiri.
Secara umum, seafood merupakan sumber gizi yang sangat baik bagi tubuh. Kandungan protein, mineral, vitamin B, vitamin D, serta omega-3 menjadikannya pilihan makanan sehat yang juga lezat. Tidak heran jika kuliner seafood memiliki banyak penggemar, termasuk di Samarinda.
Salah satu restoran seafood yang telah dikenal luas karena cita rasanya yang khas adalah D’Seafood Gatsu, yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Samarinda. Restoran ini didirikan oleh Lilis Handayani sejak tahun 2015. Kecintaannya terhadap dunia kuliner dan hobi mencicipi makanan menjadi motivasi utamanya untuk terjun langsung ke bisnis ini.
“Dari tahun 2015 saya sudah mulai usaha kuliner karena memang hobi makan, jadi senang sekali bisa jalani usaha ini,” ungkap Lilis saat menjadi narasumber dalam program podcast Pro 4 RRI Samarinda.
Lilis menjelaskan bahwa alasan utama memilih seafood sebagai menu utama adalah karena tingginya minat masyarakat, terutama pendatang dari luar Samarinda, terhadap hidangan laut seperti udang galah dan kepiting. Dua jenis seafood inilah yang menjadi menu favorit di D’Seafood Gatsu.
Yang membuat restoran ini berbeda, menurut Lilis, terletak pada rasa dan kualitas bahan baku. Mereka menggunakan bumbu tradisional dengan cita rasa berani, dan bahan seafood yang digunakan adalah kualitas ekspor. “Kami cari seafood yang kualitasnya paling bagus, bahkan biasanya yang mau diekspor itu yang kami beli,” ujarnya.
Untuk menjaga kesegaran, seafood tidak disimpan di freezer melainkan disimpan menggunakan es batu. Hal ini dilakukan agar tekstur daging tetap lembut dan segar. Semua bumbu juga dibuat secara tradisional, khas dari D’Seafood Gatsu.
Dalam pengadaan bahan baku, Lilis mengaku menghadapi tantangan terutama saat hari-hari besar. Namun untuk suplai harian, ia memiliki jaringan dari Samarinda, Balikpapan, hingga Berau khususnya untuk udang galah dan kepiting dari Muara Badak.
Selain itu, restoran ini memiliki chef khusus untuk memasak, sementara Lilis sendiri lebih sering mengoreksi rasa masakan.
“Tantangan terberat adalah saat masa pandemi COVID-19. Tapi kami tetap bertahan dengan berbagai strategi, salah satunya membuka layanan online,” tambahnya.
Bahkan, saat pandemi, Lilis memutuskan membuka cabang baru bernama Dunia Seafood. Tujuannya tidak hanya memperluas bisnis, tapi juga memberi ruang kerja bagi pegawai yang sudah cukup banyak di D’Seafood Gatsu.
Untuk promosi, mereka mengandalkan media sosial dan menjaga loyalitas pelanggan dengan pelayanan terbaik serta rasa masakan yang selalu konsisten. Dunia Seafood juga menawarkan keunggulan seperti appetizer dan dessert gratis, serta promo diskon dan bonus makanan untuk menarik lebih banyak pelanggan.
Lilis juga menekankan pentingnya mempertahankan keaslian rasa seafood. Ia pernah mencoba mengikuti tren kekinian, namun respon pelanggan kurang baik karena cita rasa seafood cenderung berubah jika dimasak dengan cara yang terlalu modern.
“Kami juga selalu perhatikan jika ada makanan yang tidak habis, apakah karena porsinya atau rasanya. Di sini memang satu porsi bisa untuk beberapa orang,” ujarnya.
Untuk menu terbaru, Lilis mengaku masih dalam tahap eksplorasi, biasanya mendapatkan inspirasi dari perjalanan ke luar daerah. Namun harapannya, D’Seafood Gatsu bisa terus berkembang dengan menu yang lebih bervariasi agar pelanggan tidak bosan.
Dengan dedikasi pada kualitas, rasa, dan kepuasan pelanggan, tidak heran jika D’Seafood Gatsu menjadi salah satu destinasi kuliner seafood favorit di Samarinda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....