Ketan, Primadona Jajanan Lebaran Khas Sunda

  • 05 Apr 2025 08:03 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda : Lebaran bagi masyarakat Sunda tidak hanya dirayakan dengan salat Ied dan silaturahmi, tetapi juga dengan berbagai sajian khas yang menggugah selera. Salah satu yang paling melekat dalam ingatan adalah aneka camilan berbahan dasar ketan. Teh Iis, seorang penggiat budaya Sunda saat menjadi narasumber program PANTAS Sunda, membagikan kisah dan kenangan masa kecilnya seputar hidangan-hidangan khas ini, salah satunya Peuyeum.

Peuyeum atau tape ketan, menurutnya, menjadi sajian wajib saat menjelang Lebaran, terutama peuyeum yang terbuat dari ketan hitam.

“Kalau di Sunda itu, kalau mau lebaran, orang-orang pada bikin peuyeum, yang paling enak itu yang warnanya hitam, ketan hitam aja, enggak dicampur,” ungkapnya

Lebih jauh, Teh Iis menuturkan bahwa hampir semua camilan khas Lebaran di daerah Sunda berbahan dasar ketan. Dari mulai peyem, dodol, hingga opak kolontong—semuanya memanfaatkan ketan sebagai bahan utama. "Opak kolontong itu khas Sunda, bahannya juga dari ketan," ujarnya.

Opak kolontong sendiri merupakan camilan tradisional yang proses pembuatannya cukup unik dan rumit. "Nasi ketan ditumbuk sampai halus, terus dipipihin gitu, terus dijemur, biasanya dikasih kelapa parutan, Ditumbuk terus dibulat-bulat, terus dipipihin, dijemur. Udah dijemur sampai kering, Udah kering baru itu tuh biasanya disangrai atau kayak kadang di oven. Kalau di Sangra itu biasanya pakai pasir.” terang Teh Iis.

Bahkan, Ia mengenang bagaimana proses sangrai zaman dahulu dilakukan secara tradisional. “Dulu, waktu saya kecil, nyangrainya pakai abu gosok. Rumah harus ditutup semua, kita pakai masker karena abunya terbang ke mana-mana,” kenangnya sambil tertawa. Kini, proses tersebut sudah lebih modern. "Sekarang pakai pasir atau langsung diopen, biar lebih bersih dan praktis," tambahnya.

Selain opak dan peyem, dodol ketan, tengteng, hingga ampeang juga jadi pelengkap meja Lebaran orang Sunda. Kelezatan kuliner ini tak hanya soal rasa, tapi juga tentang kebersamaan dan tradisi yang terus dijaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....