Balendrang, Tradisi Mengolah Sisa Masakan Lebaran di Sunda
- 05 Apr 2025 07:43 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda : Ada satu tradisi kuliner unik yang hanya bisa dijumpai di masyarakat Sunda usai Hari Raya Idulfitri, yakni balendrang. Tradisi ini bukan hanya soal rasa, tapi juga mencerminkan kearifan lokal dalam mengolah sisa makanan menjadi sajian yang tak kalah menggoda.
Menurut Teh Iis, seorang penggiat budaya Sunda dalam obrolan PANTAS Sunda PRO 4 RRI Samarinda baru – baru ini, balendrang adalah momen yang justru paling ditunggu-tunggu usai Lebaran.
"Kalau di sana itu tiap rumah pasti aja ada yang namanya balendrang, Balendrang itu biasanya kita campur semua sisa masakan lebaran. Misalnya ada opor, sambal goreng kentang, tumis, sampai sisa cabe. Itu semua dicampur dan dihangatkan bareng-bareng." ujar Teh Iis
Meskipun terdengar sederhana, proses dan hasil akhirnya justru menampilkan cita rasa yang lebih kaya. Teh Iis menyebut, justru dari sisa-sisa masakan itu menumbuhkan rasa yang tidak biasa.
"Itu lebih enak, Meskipun sebenarnya makanan yang paling tidak sehat, tapi paling enak. Kadang mama saya itu dari menu sepanjang puasa dan lebaran disimpan, lalu dicampur dan dipanasin terus, itu balendrang namanya," jelasnya
Salah satu alasan kenapa rasanya justru lebih nikmat, menurut Teh Iis, adalah karena kaldu-kaldu dan santan dari masakan sebelumnya makin meresap dan keluar aromanya setelah beberapa kali dipanaskan.
"Wanginya khas banget, kaldu-kaldunya tuh keluar. Misalnya sambal goreng yang tadinya kering, dipanasin lagi pakai santan, jadi agak basah dan sedap banget," tambahnya.
Namun, Teh Iis juga mengingatkan bahwa meski menggoda, balendrang sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering karena kadar lemak dan kolesterolnya bisa cukup tinggi.
"Tapi aku sekarang enggak berani bikin yang kayak begitu, ya karena kolesterolnya udah pasti tinggi." tambahnya
Tradisi balendrang ini bahkan dianggap sebagai ‘lebaran kedua’ di masyarakat Sunda. Jika di tempat lain orang masih merayakan dengan ketupat, maka di Sunda ada lebaran versi khas, yaitu lebaran balendrang.
"Tapi kan itu tuh sebenarnya bikin nasi nambah berkali-kali. Nah jadi khasnya itu, kalau orang di Sunda itu itu Balendrang itu itu yang paling ditunggu-tunggu. Kalau di sini lebaran ketupat, kalau di kita mah mungkin lebaran balendrang.” Pungkasnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....