Sejarah dan Fakta Menarik Kue Pastry Croissant

  • 29 Jan 2025 13:23 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Tanggal 30 Januari, pecinta croissant di seluruh dunia merayakannya sebagai hari croissant nasional.

Meskipun banyak yang mengenalnya sebagai makanan khas Prancis namun ternyata croissant sebenarnya berasal dari Austria dengan nama “kipferls”.

Seperti dilansir National Today, Marie Antoinette, ratu terakhir Prancis, pertama kali memperkenalkan kue Austria ke Prancis ketika ia menikah dengan keluarga kerajaan dan meminta kue sederhana berbentuk bulan sabit dari tanah airnya. Para pembuat roti Prancis menciptakan versi yang lebih mewah dari “kipferls” dan dengan demikian, lahirlah croissant.

Di Prancis, croissant telah menjadi lebih modern, dipengaruhi oleh gaya masakan negaranya. Pada tingkat yang paling dasar, croissant adalah jenis pastry sarapan yang hemat, terbuat dari pâte feuilletée (tepung lembut yang terbuat dari tepung terigu, ragi, mentega, susu, dan garam).

Berikut beberapa fakta menarik tentang croissant:

Tahun 1683, croissant untuk perdamaian. Selama pengepungan Turki Ottoman di Wina, seorang tukang roti memanggang kue berbentuk bulan sabit untuk melambangkan lambang Turki.

Abad ke-17, resep pertama untuk adonan yang digunakan dalam croissant muncul dalam “Le Pâtissier françois” oleh François Pierre de La Varenne, yang lebih dikenal dengan sebutan “puff pastry”.

Tahun 1800-an, dokumentasi pertama croissant di Prancis adalah di toko kue kelas atas bernama 'Boulangerie Viennoise'.

Tahun 1915, Sylvain Claudius Goy seorang pembuat roti Prancis, menulis resep croissant yang dinikmati saat ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....