Bolu Peca Khas Suku Bugis, Sajian Di Berbagai Acara

  • 19 Jan 2025 04:22 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda : Bolu peca adalah kue tradisional khas Suku Bugis di Sulawesi Selatan. Bolu berwarna cokelat ini memiliki tekstur lembut dan lumer ketika digigit. Kue ini disajikan dengan siraman gula merah yang membuat rasanya semakin legit.

“Bolu peca ini dulu sering disajikan saat ada hajatan, seperti pernikahan, tasmiyahan, atau acara-acara lainnya, karena kue ini memang kue khasnya orang Bugis,” sebut Indo Siti pengisi Acara Pesona Antar Komunitas Bugis Pro 4 RRI Samarinda, Senin (6/1/24).

Bahan utamanya yaitu tepung terigu, beras, dan gula merah. Warna cokelatnya berasal dari gula merah atau aren yang dipakai sebagai kuah kudapan ini. ”Biasanya kebayakan bolu itu teksturnya kering, tapi beda dengan bolu peca ini teksturnya lembek dan lembut, karena di rendam dengan air gula aren”, jelas Indo Siti.

Gula merah merupakan bahan utama yang digunakan sebagai kuah dalam kue khas Bugis ini. Tak hanya disiramkan di atasnya. Ternyata proses pembuatan bolu peca cukup beda dari yang lain yaitu dengan melelehkan gula merah dalam panci dan merendam kue bolu ke dalamnya. Setelah kental, bolu diangkat dan disajikan bersama kuah gula merah yang manis.

“Bolu peca itu ciri khasnya dari penggunaan gula merahnya, karena memang di Sulawesi Selatan banyak pohon aren, jadi masyarakat disana memproduksi gula aren sendiri, makanya rasanya itu enak tidak manis banget,” kata Indo Siti.

Dalam pembuatan kue Suku Bugis selalu menambahkan gula aren sebagai pemanisnya. Dengan penambahan gula aren ini membuat kue khas Bugis disukai, karena dari segi rasa manis yang ditawarkan alami tanpa ada pemanis buatan.

“Dulu memang bolu peca ini disajikan saat acara saja, karena merupakan kue tradisional Suku Bugis yang sudah turun-temurun, tapi saat ini sudah banyak ditemui di pasar-pasar tradisional,” ujar Indo siti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....