Jarak Terbaik Minum Air Kelapa Setelah Minum Obat
- 05 Jul 2024 19:10 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda : Minum air kelapa muda tak bisa sembarangan, air kelapa muda kebanyakan berasal dari kandungan elektrolitnya seperti kalium, kalsium dan magnesium. Cairan dengan kandungan elektrolit dengan cepat mengganti cairan yang hilang dari tubuh terutama buat mereka yang banyak berolahraga, sakit diare dan muntah-muntah. Sementara bagi yang sehat, air kelapa muda cukup mampu melepas dahaga dan memiliki rasa lebih nikmat ketimbang air putih biasa.
Mengonsumsi air kelapa dalam jumlah yang cukup dapat memberikan rasa aman bagi tubuh. Air kelapa sebaiknya dihindari ketika mengonsumsi obat-obat tertentu untuk menghindari efek lainnya. Misalnya obat tekanan darah rendah. Bukan karena dapat menetralkan obat tersebut, melainkan air kelapa secara alami dapat menurunkan tekanan darah orang yang mengonsumsinya.
Dilansir dari alodokter, dr. Sussy Listiarsasih menyebut sebenarnya belum ada penelitian yang menunjukkan adanya interaksi merugikan atau berbahaya ketika minum obat dengan air kelapa. Karena belum jelas dan belum dapat dibuktikan dengan penelitian klinis, maka sebaiknya Anda memberikan jarak jika Anda akan minum obat dan minum air kelapa. Setidaknya berikan jarak 1 hingga 2 jam agar lebih aman. Untuk minum obat sendiri sebaiknya Anda menggunakan air putih, tidak dengan air kelapa atau air teh bahkan kopi karena dikhawatirkan dapat menimbulkan interaksi yang negatif, diantaranya yaitu: mengurangi kinerja obat, meningkatkan efek samping atau mengurangi efek samping, dan kinerja tubuh berubah dalam menyerap nutrisi dari minuman atau makanan yang diminum bersama obat tersebut
Namun Jika Anda memiliki riwayat darah rendah, minum air kelapa tidak boleh berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan tekanan darahmu semakin rendah dan berbahaya bagi kondisi tubuh. Bagi orang yang mengonsumsi obat spironolakton untuk jantung dan retensi cairan juga harus menghindari air kelapa. Hal ini karena air kelapa mengandung kalium yang tinggi. Penggunaan obat spironolakton dan air kelapa secara bersamaan dapat menyebabkan hiperkalemia atau kadar kalium darah tinggi yang berpotensi fatal. Air kelapa juga memiliki kadar potassium tinggi, sehingga tidak boleh digunakan bersama dengan obat yang menaikkan kadar potassium dalam tubuh seperti spironolakton, ACE inhibitor, lithium, digoxin. Tingginya potassium menyebabkan orang dengan penyakit ginjal kronis sebaiknya menghindari konsumsi air kelapa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....