BRAIN FOG : Kelelahan Mental Ganggu Aktivitas Harian
- 18 Mar 2024 23:34 WIB
- Samarinda
KBRN,Samarinda : Pernahkah anda merasakan ketika menjalani suatu aktivitas atau ketika berbincang – bincang dengan seseorang tetapi seolah pikiran anda nge-blank atau kosong dan sulit fokus. Kondisi inilah yang dinamakan Brain Fog.
Brain Fog adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan dalam focus, konsentrasi, atau mengingat informasi. Gejala Brain Fog bisa beragam, termasuk perasaan kebingungan, lambat berfikir, sulit mengambil keputusan, dan sulit memproses informasi.
Melansir dari laman Healthline, Ada beberapa alasan mengapa Brain Fog ini bisa terjadi. Setelah anda mengetahui penyebab utamanya, anda bisa mulai mengantisipasinya.
Berikut enam kemungkinan penyebabnya:
1. Stres
Stres kronis dapat meningkatkan tekanan darah, melemahkan sistem kekebalan tubuh, dan memicu depresi, menurut salah satu tinjauan penelitian berjudul The impact of stress on body function: A review tahun 2017. Hal ini juga dapat menyebabkan kelelahan mental. Ketika otak Anda lelah, Anda menjadi lebih sulit berpikir, bernalar, dan fokus.
2. Kurang tidur
Kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu seberapa baik fungsi otak Anda, berdasarkan penelitian terbitan scientific reports tahun 2021. Waktu tidur yang baik adalah ketika Anda memiliki waktu untuk tidur selama 8–9 jam setiap malam. Tidur terlalu sedikit dapat menyebabkan konsentrasi buruk dan pikiran menjadi tidak jernih.
3. Perubahan hormonal
Dari suatu Penelitian dari tahun 2018 juga menunjukkan perubahan hormonal juga dapat menyebabkan Brain Fog. Misalnya saja, Kadar hormon progesteron dan estrogen meningkat selama kehamilan. Perubahan ini dapat mempengaruhi memori dan menyebabkan gangguan kognitif jangka pendek.
Demikian pula, penurunan kadar estrogen selama menopause dapat menyebabkan kelupaan, konsentrasi buruk, dan pemikiran kabur, menurut penelitian tahun 2019.
4. Pola makan
Pola makan juga berperan dalam Brain Fog. Untuk diketahui, Vitamin B12 sangan baik untuk mendukung fungsi otak yang sehat. Tinjauan penelitian tahun 2021 menemukan bahwa kekurangan vitamin B12 dapat memengaruhi fungsi kognitif dan menyebabkan Brain Fog.
Jika Anda memiliki alergi atau memiliki sensitivitas terhadap makanan, Brain Fog dapat berkembang setelah makan makanan tertentu. Ini termasuk Aspartame, kacang kacangan, produk susu. Dengan menghapus makanan pemicu dari menu harian Anda dapat memperbaiki gejala Brain Fog.
5. Pengobatan
Jika Anda menyadari brain fog terjadi saat setelah meminum obat, bicarakan dengan dokter Anda. Brain fog diketahui merupakan efek samping dari pengobatan tertentu, seperti obat tidur dan obat pereda nyeri tertentu. Menurunkan dosis atau beralih ke obat lain dapat memperbaiki gejala Anda.Brain Fog juga bisa terjadi setelah pengobatan kanker. Atau biasa disebut sebagai chemo brain.
6. Kondisi medis
Kondisi medis yang berhubungan dengan peradangan, kelelahan, atau perubahan kadar glukosa darah juga dapat menyebabkan kelelahan mental.
Dari suatu penelitian terbitan The medical journal of australia tahun 2020 misalnya, Brain Fog adalah gejala sindrom kelelahan kronis (CFS), yang melibatkan kelelahan terus-menerus dalam jangka waktu lama, demikian pula menurut tinjauan penelitian tahun 2015, orang yang menderita fibromyalgia mungkin mengalami rasa kesulitan fokus serupa setiap hari. Kondisi lain yang dapat menyebabkan Brain Fog antara lain Anemia,depresi,diabetes, migrain, hipotiroidisme, penyakit autoimun, seperti lupus, rheumatoid arthritis, sindrom Sjögren, dan multiple sclerosis, dehidrasi, infeksi virus seperti COVID-19.
MENGOBATI BRAIN FOG
Pengobatan Brain Fog tergantung pada penyebabnya. Misalnya, jika Anda menderita anemia, suplemen zat besi dapat meningkatkan produksi sel darah merah dan mengurangi Brain Fog. Jika Anda didiagnosis menderita penyakit autoimun, dokter mungkin merekomendasikan kortikosteroid atau obat lain untuk mengurangi peradangan atau menekan sistem kekebalan. Terkadang, menghilangkan Brain Fog adalah dengan memperbaiki kekurangan nutrisi, mengganti obat, atau meningkatkan kualitas tidur Anda.
Anda dapat mencoba Beberapa strategi berikut di rumah untuk meredakan Brain Fog:
- Tidurlah setidaknya 8–9 jam setiap malam.
- Kelola tingkat stres Anda, ketahui keterbatasan Anda. Temukan aktivitas yang Anda sukai dan cobalah meluangkan waktu untuk itu.
- Hindari alkohol dan kafein berlebihan.
- Berolahragalah secara teratur, namun jangan terlalu dekat dengan waktu tidur.
- Perkuat kemampuan berpikir Anda — Anda dapat mencoba menjadi sukarelawan atau memecahkan teka-teki otak.
- Tingkatkan asupan protein, buah-buahan, sayuran, dan lemak sehat.
Gangguan kesehatan seperti Brain Fog memang dapat membuat frustasi. Anda tidak boleh mengabaikan gejala yang Anda alami karena jika tidak ditangani, Brain Fog dapat berdampak pada kualitas hidup Anda. Setelah penyebab utamanya diatasi, kejernihan anda dalam berfikir dan kesehatan mental Anda dapat meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....