Terlalu Lama Menatap Layar Handphone Dapat Picu Keluhan pada Mata
- 24 Sep 2026 21:37 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Siapa yang tidak menggunakan dawai seperti smartphone di zaman sekarang? Selain untuk tujuan rekreasional atau mencari hiburan, beberapa orang diantaranya juga sering menggunakan dawai untuk pekerjaan.
Apakah terlalu sering menatap layar handphone dapat menyebabkan berbagai keluhan yang kurang nyaman? Dokter Umum dari Rumah Sakit Hermin Samarinda, dr. Difa Kartika, menyampaikan memang benar adanya keluhan yang dapat dirasakan jika seseorang menatap layar terlalu lama. Keluhan yang dimaksud tidak hanya sebatas kelelahan, namun lebih sering dirasakan pada mata.
Menurutnya, keluhan yang sering dilaporkan ketika seseorang terlalu sering menatap layar handphone adalah penglihatan terasa kabur, mata perih, hingga sebagian orang sampai mengalami iritasi. “Di layar handphone tersusun pixel by pixel,” ucapnya dikutip Kamis 24 September 2026.
Ia menjelaskan piksel terdiri dari titik titik di tenganya terang dan di sampingnya gelap. Mungkin bagi orang awam tidak begitu memerhatikan, namun berbeda dengan mata. “Cuma mata kita yang bisa menangkap dan menyesuaikan apa yang kita lihat. Dan piksel bergerask terus,” ucapnya.
Saat menghadiri obrolan Tonight Corner edisi Kesehatan yang disiarkan di RRI Pro 2 Samarinda, ia menambahkan bahwa energi yang digunakan mata ketika melihat berbagai piksel tersebut lebih banyak dibandingkan ketika sedang membaca buku. Difa memberi gambaran mata manusia seperti kamera digital yang menyesuaikan seperti zoom agar pandangan jelas dan tidak kabur,” katanya.
Jika di kamera seperti autofocus, ia menjelaskan definisi tersebut di dunia kedokteran adalah mata memiliki peran akomodasi. Jika keluhan mulai dirasakan seperti pusing atau mata lelah, itu tandanya mata selalu bekerja untu mengakomodasi agar gambar yang ditangkap oleh mata itu jelas.
Ia menegaskan sebenarnya layar handphone tidak salah, tetapi habit atau tindakan seseorang terlalu lama terpaku melihat layar yang menyebabkan munculnya gejala kelelahan dan sebagainya. “Kemampuan kita itu tidak bisa mencukupi untuk selalu melihat layar,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....