Peran Orang Tua dan Lingkungan Tentukan Prestasi Anak
- 07 Sep 2026 06:55 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Peran orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung prestasi dan perkembangan anak. Namun, keberhasilan anak tidak hanya ditentukan oleh keluarga, melainkan juga dipengaruhi lingkungan dan sekolah.
Hal tersebut disampaikan oleh Praktisi Parenting sekaligus Founder Sahabat Misykat Indonesia, Machnun Uzni, dalam siaran Indonesia Cerdas pada Rabu 12 Agustus 2026. Menurutnya, keluarga, lingkungan, dan sekolah merupakan tiga unsur yang saling berkaitan dalam membentuk prestasi dan karakter anak.
"Saya kira peran orang tua di dalam menaruh harapan agar anaknya mempunyai prestasi terutama menjadi harapan kita semuanya. Dan peran itu sangat memberikan sebuah nilai strategis bagaimana orang tua berperan," kata Machnun.
Kondisi setiap keluarga memiliki latar belakang yang berbeda. Ada anak yang tumbuh dalam keluarga dengan orang tua lengkap, tetapi ada pula yang diasuh oleh orang tua tunggal, baik ayah maupun ibu. Perbedaan kondisi tersebut perlu dipahami karena pola pengasuhan dan dukungan terhadap anak akan sangat dipengaruhi oleh situasi keluarga serta lingkungan di sekitarnya.
Machnun menilai, perhatian terhadap pendidikan keluarga saat ini masih perlu diperkuat. Ia mencontohkan banyak pasangan mendapatkan pembekalan melalui seminar pranikah, termasuk mengenai komunikasi dan persiapan membangun rumah tangga. Namun, setelah memasuki kehidupan berkeluarga, pendidikan dan pelatihan mengenai pengasuhan anak justru relatif lebih sedikit diperoleh.
Kecerdasan anak, menurut Machnun, tidak semestinya hanya diukur dari capaian akademik atau nilai prestasi di sekolah. Pendidikan keluarga juga perlu mengarahkan anak agar memiliki kecerdasan yang utuh, meliputi kecerdasan spiritual, intelektual, dan emosional.
"Nah, sekarang kita harus mempunyai juga sebuah pekerjaan rumah. Bagaimana kita menyiapkan sebuah keluarga, orang tua yang siap melahirkan generasi yang cerdas. Karena itu ini menjadi peran kita bersama," ujarnya.
Di tengah perkembangan teknologi, ia juga mengingatkan adanya perubahan pola interaksi anak dengan sumber informasi. Anak-anak, baik usia dini maupun remaja, kini dapat memperoleh berbagai informasi dan mencari jawaban atas persoalan mereka melalui teknologi dan media yang tersedia. Kondisi ini berpotensi membuat sebagian fungsi keluarga dalam memberikan informasi dan pendampingan tergantikan oleh teknologi.
Ia menegaskan bahwa teknologi tidak sepenuhnya dapat menggantikan peran emosional orang tua. Kehadiran orang tua tetap dibutuhkan untuk memberikan kasih sayang, keteladanan, pendampingan, serta memahami perasaan anak. Karena itu, orang tua perlu terus meningkatkan kemampuan, khususnya dalam hal pengasuhan, perawatan, pengawasan, sekaligus memahami perkembangan teknologi yang dikuasai anak-anak mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....