Kemenkes Amankan Pasokan Suplemen Ibu Hamil Nasional
- 20 Agt 2026 16:31 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerja sama dengan Pemerintah Federal Jerman dan PT Bayer Indonesia untuk mengamankan pasokan Suplemen Mikronutrien Ganda (MMS) bagi ibu hamil di Indonesia. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan stunting melalui produksi suplemen dalam negeri.
Dikutip dari laman kemkes.go.id, Kamis 20 Agustus 2026, pengembangan produksi MMS dilakukan di fasilitas manufaktur Bayer di Cimanggis, Depok, Jawa Barat. PT Bayer Indonesia menginvestasikan Rp99 miliar untuk pengembangan riset dan lini produksi MMS.
Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 1,2 miliar tablet MMS per tahun. Kapasitas itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 4,9 juta ibu hamil di Indonesia setiap tahun serta mendukung ekspor ke 42 negara.
MMS merupakan suplemen bagi ibu hamil yang mengacu pada standar global United Nations International Multiple Micronutrient Preparation (UNIMMAP). Suplemen ini mengandung 15 jenis vitamin dan mineral esensial yang dibutuhkan selama kehamilan.
Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono mengatakan, kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memperkuat upaya pencegahan stunting. Menurutnya, produksi MMS di dalam negeri dapat membantu memastikan ketersediaan suplemen bagi ibu hamil di berbagai wilayah Indonesia.
“Kehadiran fasilitas produksi MMS lokal di Cimanggis ini adalah kunci krusial untuk memastikan setiap ibu hamil di pelosok Nusantara mendapatkan nutrisi terbaik secara konsisten,” ujarnya saat meninjau fasilitas produksi.
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan, Reem Alabali Radovan. Ia menilai kerja sama tersebut merupakan bentuk investasi berkelanjutan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi kesehatan ibu dan anak di Indonesia.
Sementara itu, Head of Bayer Supply Center Healthcare Cimanggis Priscilla Silvan Praritza memastikan fasilitas produksi mampu menyediakan MMS sesuai standar sekaligus menerapkan prinsip operasional ramah lingkungan.
Pabrik Bayer di Cimanggis dilengkapi panel surya atap seluas 1,66 hektare. Fasilitas tersebut mampu memenuhi sekitar 43 persen kebutuhan energi operasional pabrik dan mengurangi emisi karbon hingga 2.073 ton per tahun.
Pemerintah menargetkan akses terhadap MMS berkualitas dapat diperluas secara merata kepada ibu hamil di seluruh Indonesia. Ketersediaan suplemen tersebut diharapkan mendukung pemenuhan kebutuhan gizi selama kehamilan sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dan pembangunan generasi yang lebih sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....