Dokter Ingatkan Anak dan Lansia Lebih Berisiko Terkena Heat Stroke

  • 07 Agt 2026 13:54 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang lebih rentan mengalami heat stroke karena kemampuan tubuh dalam mengatur suhu berbeda dibandingkan kelompok usia lainnya. Dokter menyebut risiko meningkat pada anak usia di bawah 12 tahun dan lansia di atas 55 tahun.

Dokter Anestesi Rumah Sakit Hermina Samarinda, dr. Guruh Perkasa, menjelaskan heat stroke dapat terjadi pada siapa saja, namun terdapat kelompok usia tertentu yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi tersebut.

“Jadi heat stroke itu bisa terjadi segala usia. Yang paling rentan adalah yang usianya lanjut dan usianya kurang,” ujarnya dalam obrolan Tonight Corner Health Pro 2 Samarinda dikutip Jumat, 7 Agustus 2026.

Menurutnya, anak-anak terutama yang berusia di bawah 12 tahun memiliki risiko lebih tinggi mengalami heat stroke. Sementara itu, pada kelompok usia lanjut, risiko meningkat karena adanya perubahan kondisi tubuh yang membuat seseorang lebih mudah terdampak paparan panas.

“Untuk kategori usia tua kalau berdasarkan guideline itu di atas 55 tahun. Itu mengakibatkan risikonya menjadi bertambah karena terjadi perubahan massa otot dan lemak sehingga mengakibatkan dia lebih gampang terpapar heat stroke,” katanya.

dr. Guruh menambahkan, selain anak-anak dan lansia, kelompok usia muda yang melakukan aktivitas fisik berat juga tetap perlu mewaspadai risiko heat stroke. Menurutnya, rasa percaya diri terhadap kemampuan fisik terkadang membuat seseorang mengabaikan tanda-tanda bahaya dari tubuh.

“Usia muda akhir-akhir ini malah lebih sering karena dia merasa dirinya kuat dan muda, sehingga dia mengabaikan warning sign-nya tadi,” ucapnya.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan aktivitas ketika tubuh mulai menunjukkan tanda kelelahan akibat panas. Menurutnya, mengenali tanda bahaya dan segera beristirahat menjadi langkah penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius.

“Pada saat warning sign sudah muncul, sebisa mungkin sayangilah tubuhnya. Istirahatlah sebentar. Itu tidak akan memberikan arti yang gimana terhadap pertandingannya, tetapi itu memberikan arti yang cukup berarti untuk tubuh kita sendiri,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....