RSUD IA Moeis Soroti Pentingnya Edukasi Masyarakat untuk Pasien TB dan HIV
- 07 Jun 2026 13:57 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Penanganan penyakit Tuberkulosis (TB) dan HIV tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan sosial dari masyarakat. Hal tersebut disampaikan Direktur RSUD IA Moeis Samarinda, Osa Rafshodia, saat membahas tantangan pengendalian kedua penyakit tersebut di Kota Samarinda.
Menurutnya, salah satu kendala utama dalam penanganan TB adalah lamanya masa pengobatan yang harus dijalani pasien. Pengobatan TB membutuhkan kedisiplinan selama beberapa bulan tanpa terputus agar pasien dapat sembuh secara optimal. Sementara bagi penyandang HIV, terapi harus dilakukan secara berkelanjutan sepanjang hidup untuk menjaga kondisi kesehatan tetap stabil dan menekan perkembangan virus.
Karena itu, pasien memerlukan dukungan dari lingkungan sekitar agar tetap disiplin menjalani pengobatan. Peran keluarga, tetangga, hingga lingkungan kerja dinilai sangat penting untuk mencegah pasien berhenti berobat sebelum waktunya. Dukungan tersebut juga dapat membantu meningkatkan semangat pasien dalam menjalani proses pengobatan yang relatif panjang.
“Kalau TB pengobatannya berbulan-bulan, sedangkan HIV harus dijalani seumur hidup. Karena itu perlu dukungan masyarakat agar pasien tetap rutin berobat,” kata Osa.
Menurut Osa, upaya edukasi tidak bisa hanya dilakukan oleh Dinas Kesehatan semata. "Keterlibatan berbagai organisasi perangkat daerah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan diperlukan untuk membangun pemahaman yang lebih baik mengenai TB dan HIV," ujarnya, Jumat 5 Juni 2026.
Osa menambahkan, Samarinda sebagai kota dengan mobilitas penduduk yang cukup tinggi memerlukan kolaborasi lintas sektor dalam pengendalian penyakit menular. Oleh sebab itu, seluruh pihak perlu mengambil peran sesuai kewenangannya agar upaya pencegahan dan penanganan dapat berjalan lebih efektif.
Direktur RSUD IA Moeis menilai pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait pengendalian penyakit dapat memperjelas peran masing-masing pihak dalam mendukung program penanggulangan TB dan HIV.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....