Terlalu Lama Duduk Tingkatkan Risiko Penyakit Kronis dan Kematian Dini
- 08 Mei 2026 09:15 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — Kebiasaan duduk terlalu lama tanpa disadari kini menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Mulai dari bekerja di depan komputer, menonton televisi, bermain gawai, hingga berkumpul bersama keluarga, sebagian besar aktivitas dilakukan sambil duduk dalam waktu berjam-jam setiap hari.
Padahal, kebiasaan tersebut dapat memicu berbagai gangguan kesehatan serius apabila dilakukan terus-menerus tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.
Melansir Mayo Clinic, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa duduk terlalu lama berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit metabolik, gangguan jantung, kanker, hingga kematian dini. Risiko tersebut tetap dapat terjadi meskipun seseorang rutin berolahraga, apabila sebagian besar waktunya dihabiskan dalam posisi duduk pasif.
Berikut beberapa ancaman kesehatan akibat kebiasaan duduk terlalu lama:
- Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
Kurangnya aktivitas fisik membuat sirkulasi darah melambat dan proses pembakaran lemak menjadi tidak optimal. Kondisi ini dapat menyebabkan penumpukan lemak dalam darah yang berisiko memicu penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah. - Memicu Obesitas
Saat tubuh jarang bergerak, jumlah kalori yang dibakar menjadi lebih sedikit. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat menyebabkan penumpukan lemak dan peningkatan berat badan.
Mayo Clinic menyebut kebiasaan duduk dalam waktu lama menjadi salah satu faktor meningkatnya kasus obesitas pada orang dewasa maupun anak-anak.
- Mengganggu Kesehatan Mental
Kurangnya aktivitas fisik juga dapat berdampak pada kesehatan mental. Seseorang yang terlalu lama duduk cenderung lebih mudah mengalami stres, kecemasan, hingga depresi ringan akibat minimnya pergerakan tubuh dan interaksi aktif. - Meningkatkan Risiko Kematian Dini
Salah satu dampak paling serius dari gaya hidup sedentari adalah meningkatnya risiko kematian dini akibat berbagai penyakit kronis.
Mayo Clinic menyebut semakin lama seseorang duduk setiap hari, semakin tinggi pula risiko gangguan kesehatan jangka panjang, terutama jika tidak diimbangi aktivitas fisik yang memadai.
Karena itu, menjaga tubuh tetap aktif menjadi langkah penting untuk mempertahankan kesehatan di tengah gaya hidup modern yang serba praktis. Aktivitas ringan seperti berjalan kaki, berdiri sejenak di sela pekerjaan, atau melakukan peregangan secara rutin dapat membantu menjaga kebugaran tubuh sekaligus menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....