PDGI Kaltim Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Gandeng RSPB dan Berbagai Sektor

  • 18 Apr 2026 20:36 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID,Balikpapan – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Kalimantan Timur berkolaborasi dengan Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) dan Persatuan Ahli Bedah Mulut Indonesia (PABMI) menggelar aksi sosial operasi celah bibir dan langit-langit. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor untuk memberikan pelayanan kesehatan spesialis bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ketua PDGI Wilayah Kaltim, drg. Muhammad Husdiari, menyatakan bahwa kolaborasi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah hingga sektor swasta. Hari pertama kegiatan turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Asisten III Pemerintah Kota Balikpapan, serta mendapat dukungan penuh dari Pertamina (Patra Niaga, KPI, dan RU V), perbankan, hingga lembaga zakat.

"Tujuan utama kami adalah kegiatan sosial. Operasi seperti ini tidak selalu tersedia karena deteksi kasusnya yang cukup menantang. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memberikan dampak yang lebih luas daripada jika kami bergerak sendiri," ujar Muhammad Husdiari di sela kegiatan hari kedua pada Sabtu, 18 April 2026.

Tercatat sebanyak 15 pasien berhasil lolos tahap skrining dan mendapatkan tindakan operasi. Menariknya, pasien tidak hanya berasal dari Balikpapan, namun juga mencakup wilayah Penajam Paser Utara (PPU), Berau, Kutai Kartanegara, hingga Samarinda. Operasi ini ditangani langsung oleh tim dokter spesialis bedah mulut dari PABMI, termasuk tenaga ahli yang didatangkan dari Tarakan.

Husdiari menjelaskan bahwa seluruh penanganan pasien dalam kegiatan ini diberikan secara gratis. Dana operasional didukung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) para mitra sponsor, sementara PDGI dan PABMI menyediakan tenaga ahli dan keahlian medis.

"Operasi celah bibir ini seringkali tidak bisa selesai dalam satu tindakan; ada tahap lanjutan yang diperlukan. Kami memiliki database pasien sehingga mereka yang membutuhkan prosedur tahap kedua akan kami hubungi kembali pada periode berikutnya," ucapnya.

Untuk menjangkau pasien, PDGI memberdayakan sembilan cabang mereka di seluruh Kalimantan Timur serta memanfaatkan publikasi media sosial. Ke depan, PDGI Kaltim berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan dengan cakupan yang lebih luas lagi.

"Harapan kami, kegiatan ini berkelanjutan dan lebih banyak pihak yang terlibat, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya," kata Husdiari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....