Dinkes Berau Ingatkan Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap untuk Anak
- 27 Mar 2026 08:40 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Berau - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau kembali mengingatkan para orang tua agar memastikan anak mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Langkah ini dinilai sangat penting untuk melindungi anak dari berbagai Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) yang berpotensi menyebabkan komplikasi serius hingga kematian.
Petugas Tim Surveilans Imunisasi Dinkes Berau, Adi Haryono, menjelaskan imunisasi dasar terdiri dari sejumlah vaksin penting yang diberikan secara bertahap sejak bayi. Vaksin tersebut berfungsi membentuk kekebalan tubuh anak terhadap berbagai penyakit berbahaya.
“Imunisasi bukan hanya melindungi individu, tetapi juga menciptakan kekebalan kelompok. Ini penting untuk mencegah penyebaran penyakit di masyarakat,” ujarnya pada Jumat 27 Maret 2026.
Adi menyebutkan, beberapa vaksin dasar yang wajib diberikan meliputi BCG untuk mencegah tuberkulosis, DPT-Hib untuk melindungi dari difteri, tetanus, batuk rejan, serta infeksi bakteri berbahaya, serta vaksin hepatitis B untuk mencegah infeksi hati.
Selain itu, terdapat pula vaksin polio, baik dalam bentuk tetes (OPV) maupun suntik (IPV), vaksin MR/MMR untuk mencegah campak dan rubella, serta vaksin tambahan seperti PCV untuk pneumonia, rotavirus untuk diare berat, Japanese Encephalitis (JE), hingga HPV yang berfungsi mencegah kanker serviks di masa depan.
Menurutnya, seluruh vaksin yang diberikan telah melalui uji klinis dan terbukti aman. Efek samping ringan seperti demam setelah imunisasi merupakan hal yang wajar dan hanya bersifat sementara.
“Yang perlu dipahami, vaksin tidak menyebabkan autisme atau penyakit lain seperti yang banyak beredar di media sosial. Informasi tersebut tidak benar secara medis,” katanya.
Ia juga menyoroti masih adanya keraguan di kalangan orang tua akibat informasi yang keliru. Padahal, anak yang tidak mendapatkan imunisasi justru lebih rentan terserang penyakit berbahaya.
Untuk itu, Dinkes Berau terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai upaya, mulai dari penyuluhan langsung, kolaborasi lintas sektor, hingga pemanfaatan media komunikasi lokal.
Selain edukasi, akses layanan imunisasi juga dipastikan mudah dan gratis. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan di posyandu, puskesmas, hingga program jemput bola ke sekolah.
“Tidak ada alasan untuk tidak imunisasi. Semua sudah difasilitasi pemerintah, tinggal kesadaran orang tua saja,” ujarnya.
Dinkes Berau berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat, mengingat imunisasi merupakan investasi kesehatan jangka panjang bagi anak. Dengan imunisasi lengkap, risiko penyakit serius dapat ditekan dan kualitas kesehatan generasi mendatang akan lebih terjamin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....