Risiko Hipoglikemia saat Puasa, Ini Penjelasan Dokter
- 15 Feb 2026 15:40 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Puasa bagi penderita diabetes bukan sekadar menahan lapar dan haus. Ada risiko kesehatan yang perlu diwaspadai, terutama hipoglikemia atau kondisi kadar gula darah di bawah normal, yakni di kisaran 70 mg/dL.
Kondisi ini berbahaya karena dapat memicu komplikasi serius, termasuk serangan jantung yang berujung pada kematian.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Samarinda Medika Citra, Febrian Juventianto Gunawan, menjelaskan hipoglikemia paling sering terjadi pada pasien diabetes yang menjalani pengobatan dengan obat penurun gula darah atau insulin.
| Baca juga: Tips Mandi Sehat untuk Jaga Skin Barrier |
“Pada penderita diabetes yang berpuasa, hipoglikemia bisa terjadi karena perubahan selera makan, perubahan jadwal makan yang hanya saat sahur dan berbuka, serta pengaruh obat atau insulin,” ujarnya kepada RRI.co.id, Minggu 15 Februari 2026.
Saat berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan maupun minuman selama berjam-jam. Pada penderita diabetes, khususnya yang mengonsumsi obat penurun gula darah atau insulin, kondisi ini dapat menyebabkan kadar glukosa turun terlalu rendah.
Menurut dr. Febrian, risiko hipoglikemia meningkat pada penyandang diabetes tipe 2 karena berkurangnya asupan glukosa dari makanan yang dicerna dan diserap tubuh, sehingga kadar gula darah dapat turun drastis.
“Oleh karena itu, sebelum menjalani puasa, sangat disarankan bagi pasien diabetes untuk berkonsultasi dengan dokter pribadinya guna mendapatkan rekomendasi manajemen puasa yang tepat, sehingga dapat meminimalkan risiko hipoglikemia,” katanya menegaskan.
Ia juga menyarankan agar kadar glukosa darah dijaga mendekati batas normal. Penderita diabetes dianjurkan memperbanyak konsumsi sayur dan buah, serta mengurangi karbohidrat sederhana.
Adapun gejala hipoglikemia yang perlu diwaspadai antara lain gemetar, lemas, haus, keringat dingin, merasa lapar, serta jantung berdebar. Jika mengalami gejala tersebut saat berpuasa, pasien dianjurkan segera memeriksa kadar gula darah dan mempertimbangkan untuk membatalkan puasa demi keselamatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....