Tingkatkan Pelayanan Kesehatan RSUD AWS Bangunan Gedung Perawatan Pandurata
- 04 Mar 2023 13:41 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda - RSUD Abdoel
Wahab SJahranie (AWS) merupakan salah satu dari 2 Rumah Sakit rujukan milik
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Rumah Sakit Rujukan tertinggi di
Kalimantan Timur yang berkedudukan di kota Samarinda.
Oleh karena itu, Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Isran Noor berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di RS AWS. Melalui acara Pembangunan Gedung Perawatan Pandurata RSUD Abdoel Wahab Sjahranie dan Sarana Pendukungnya yang bertempat di halaman depan Teacing Center Fakultas Kedokteran Unmul dan Akper Provinsi Kalimantan Timur, Isran menyaksikan dan resmi membuka pembangunan gedung baru tersebut pada Jumat (3/3/2023).
Orang nomor satu di Kaltim itu menyebutkan alasan pembangunan gedung perawatan tersebut karena gedung lama sudah berusia 50 tahun dan tidak layak guna. Tak hanya tua, bangunan tersebut sering menjadi sasaran banjir.
"Kita membangun lagi fasilitas yang sudah tidak layak lagi, sudah 50 tahun (gedung lama), kita bangun baru dan kebetulan yang lama itu kan kawasan yang suka terendam air kan kelamaan, kita bangun yang baru, kita bongkar yang disana ditempat lain dengan parkir maupun tempat air," ujar Isran.
Direktur RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS), David Hariadi Masjhoer menyebutkan gedung baru yang akan di bangun tersebut memiliki luas tanah sekitar 1 hektar dengan luas bangunan 27.000 M² yang berhadapan langsung dengan gedung Teacing Center Falkutas Kedokteran Unmul Samarinda.
"Luas lahan 1 hektar, kalau bangunan sekitar 27.000 M²," kata David.
Selain banjir serta gedung yang sudah tua, Direktur Rumah Sakit Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) David mengeluhkan masalah lain yaitu pemborosan listrik akibat kabel lama yang semrawut serta air yang tidak maksimal alirannya.
"Sekarang yang menjadi persoalan kami (selain bangunan tua dan banjir) adalah masalah statistik dan air, kita coba bongkar masalah air ada 3 lapis, listrik itu juga di audit, kabel yang sudah lama, jarak yang jauh sehingga pertama (masalah di RS AWS) rawan, (masalah) kedua pemborosan," ucapnya.
Isran menambahkan pembangunan gedung baru tersebut telah direncanakan sejak 2019. Namun terkendala Pandemi Covid-19 maka pembangunan gedung tertunda. Ia pun mengatakan bahwa pembangunan gedung tersebut akan dilanjutkan oleh Gubernur terpilih tahun 2024 nanti
"Kita kan rencana bangunnya kan 2019 karna ada covid 19 jadi di tunda, nanti gimana pembangunan ini masa pensiun gubernur 2023, ini mau gak mau berlanjut ke gubernur selanjutnya," katanya.
Diharapkan dengan adadanya pembangunan gedung Perawatan Pandurata ini bisa mewujudkan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....