Beberapa Bahan Alami Mengatasi Jamur Kepala
- 10 Des 2024 13:41 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda : Jamur kepala disebabkan karena jamur dermatofit, jenis jamur ini bisa menginfeksi kulit kepala dan masuk ke dalam folikel rambut serta menempel di batang rambut. Jamur ini menimbulkan gejala berupa bercak kemerahan yang bersisik, rasa gatal, dan kerontokan rambut atau bahkan kebotakan di area kulit kepala yang terinfeksi.
Infeksi jamur kepala pun dapat menular dan menyebar dengan mudah. Penularan bisa terjadi melalui benda yang telah terkontaminasi, seperti menggunakan sisir, handuk, atau topi yang sudah disentuh oleh orang yang terinfeksi jamur.
Risiko untuk terinfeksi jamur akan meningkat jika Anda tidak menjaga kebersihan tubuh dengan baik, sering berkeringat, atau memiliki kekebalan tubuh yang lemah karena menderita kondisi medis tertentu, seperti diabetes, rheumatoid arthritis, atau kanker.
Meski mudah menular, jamur di kepala dapat diatasi dengan pemberian obat yang tepat dan juga bisa diobati secara alami. Sebelum memberikan obat – obatan, mungkin Anda bisa mencoba mengatasinya dengan cara alami atau tradisional. Berikut cara mengatasi jamur kepala dengan bahan – bahan alami, dikutip dari halodoc :
1. Cuka Sari Apel
Cuka sari apel bersifat antijamur dan dapat membantu membunuh perkembangbiakan jamur yang penyebab infeksi. Caranya, siapkan 1 cangkir cuka sari apel dan 2 gelas air. Kemudian, campur bahan-bahan tersebut di dalam satu wadah. Aplikasikan pada rambut dan biarkan selama 10 hingga 15 menit, lalu bilas. Untuk hasil yang maksimal, gunakan 2 sampai 3 kali dalam seminggu.
2. Jeruk Nipis
Jeruk nipis mengandung zat antimikroba. Ini adalah zat yang memiliki kemampuan untuk menghambat dan membunuh perkembangbiakan mikroba, seperti jamur. Caranya, siapkan 1 sendok teh air perasan jeruk nipis dan 1 gelas air. Kemudian, campur bahan-bahan tersebut di dalam satu wadah. Aplikasikan pada rambut 10 hingga 15 menit, lalu bilas. Untuk hasil yang maksimal, gunakan 2 sampai 3 kali dalam seminggu. Perhatian, jeruk nipis bersifat astringen. Kandungan tersebut bisa membuat kulit kepala jadi mengering. Jadi, jangan terlalu sering menggunakannya.
3. Soda Kue
Soda kue atau natrium bikarbonat bersifat antijamur. Kandungan tersebut efektif menghambat pertumbuhan jamur di kulit kepala. Caranya, siapkan 1 sendok makan soda kue dan 1 gelas air. Kemudian, campurkan bahan-bahan tersebut di dalam satu wadah. Aplikasikan larutan saat keramas menggunakan sampo. Pijat kulit kepala perlahan dan biarkan selama 10 hingga 15 menit, lalu bilas.
4. Minyak Mimba
Minyak nimba mengandung niminol yang bersifat antijamur. Caranya, siapkan 2 sendok teh minyak nimba dan 1 sendok makan minyak kelapa. Campurkan kedua bahan tersebut dan oleskan ke kulit kepala dan rambut secara merata. Kemudian, biarkan 30 hingga 60 menit. Lalu, bilas dengan sampo sampai bersih. Untuk hasil yang maksimal, gunakan 2 sampai 3 kali dalam seminggu.
5. Minyak Jarak
Minyak jarak mengandung risinoleat yang bersifat antijamur. Caranya, siapkan 1 sendok makan minyak jarak dingin dan 1 sendok makan minyak kelapa. Campurkan kedua bahan tersebut dan aplikasikan ke seluruh permukaan kulit kepala. Kemudian, diamkan selama 30 hingga 60 menit dan bilas menggunakan sampo. Untuk hasil yang maksimal, gunakan 1 sampai 2 kali dalam seminggu.
6. Minyak Esensial Pohon Teh
Minyak pohon teh bersifat antijamur dan memiliki efek mengubah membran pada jamur. Caranya, siapkan 3 hingga 4 tetes minyak pohon teh dan 1 sampai 2 sendok makan minyak almond manis. Oleskan campuran bahan-bahan tersebut ke seluruh lapisan kulit kepala. Biarkan selama 30 sampai 60 menit, lalu bilas dengan sampo. Untuk hasil yang maksimal, gunakan sebanyak 2 kali dalam seminggu.
Jika cara-cara alami diatas sudah dilakukan tapi masih belum ada perubahan atau semakin parah, segeralah periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....