Angkak: Manfaat Kesehatan dan Risiko yang Perlu Diketahui
- 25 Okt 2024 08:37 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Angkak adalah bahan makanan yang berasal dari beras merah yang telah difermentasi dengan bantuan jamur Monascus. Proses fermentasi ini memberi warna merah yang khas pada beras dan juga banyak manfaat kesehatan. Di banyak negara Asia, termasuk Indonesia, angkak sudah digunakan sejak lama dalam pengobatan tradisional dan masakan. Sejarah angkak dapat ditelusuri kembali ke ribuan tahun yang lalu, terutama di Tiongkok, di mana ia dikenal sebagai "Hong Qu" dan digunakan dalam pengobatan tradisional serta sebagai bahan dalam pembuatan anggur.
Cara membuat angkak cukup sederhana. Pertama, beras merah yang berkualitas dicuci dan direndam dalam air, lalu dikukus hingga matang. Setelah beras dingin, jamur Monascus ditambahkan untuk memulai proses fermentasi. Beras yang sudah diinokulasi kemudian dibiarkan dalam kondisi lembap dan hangat selama beberapa hari. Hasilnya adalah beras merah yang berwarna merah tua dengan aroma yang unik.
Salah satu manfaat utama angkak adalah kemampuannya menurunkan kolesterol. Angkak mengandung senyawa bernama monacolin K yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Ini sangat baik untuk kesehatan jantung. Selain itu, angkak juga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mencegah pembekuan darah, sehingga baik untuk menjaga kesehatan kardiovaskular.
Angkak juga kaya akan antioksidan, yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas dan mengurangi risiko penyakit kronis. Bagi penderita diabetes, angkak dapat membantu mengatur kadar gula darah. Proses fermentasi yang terjadi juga menghasilkan probiotik, yang baik untuk pencernaan dan membantu menjaga keseimbangan bakteri baik dalam usus.
Walaupun menyehatkan, Angkak juga mempunyai efek samping seperti dikutip dari halodoc “Kandungan monacolin K pada angkak ternyata juga memiliki efek samping, yaitu gangguan miopati dan kerusakan hati. Bahan alami ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh wanita hamil, menyusui, atau sedang menjalani program hamil. Beberapa produk angkak disinyalir mengandung kontaminan yang disebut citrinin yang bisa mengakibatkan gagal ginjal. Artinya, kamu harus berhati-hati ketika mengonsumsinya, karena angkak kini dengan mudah ditemukan dalam bentuk suplemen. Sebaiknya, menanyakan dulu pada dokter terkait konsumsinya untuk kondisi kesehatanmu, jadi kamu bisa terhindar dari efek sampingnya “
Namun, seperti semua makanan, penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang tepat agar manfaatnya bisa dirasakan dengan baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....