Mengenal Pangan Fungsional, Makanan Sehat dengan Manfaat Lebih

  • 23 Okt 2024 10:20 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Istilah produk pangan fungsional mungkin belum begitu dikenal oleh sebagian orang. Meskipun konsepnya telah berkembang pesat, khususnya dalam industri kesehatan dan gizi, banyak yang belum sepenuhnya memahami perbedaan antara makanan biasa dan pangan fungsional.

Pangan fungsional adalah makanan yang selain memberikan nutrisi dasar, juga memiliki manfaat tambahan untuk kesehatan, yang mendukung fungsi tubuh tertentu, seperti meningkatkan sistem kekebalan atau menurunkan risiko penyakit.

Dikutip dari akun Facebook BSIP Kaltim, pangan fungsional merupakan pangan yang secara alamiah maupun telah melalui proses pengolahan, mengandung satu atau lebih senyawa, dan mempunyai fungsi-fungsi fisiologis tertentu yang bermanfaat bagi kesehatan.

Adapun fungsi fisiologis yang diharapkan dari pangan fungsional beberapa diantaranya adalah mencegah timbulnya penyakit, meningkatkan daya tahan tubuh, meregulasi ritme fisik tubuh, memperlambat proses penuaan, dan menyehatkan kembali (recovery) tubuh.

Pangan fungsional tidak sama dengan food supplement atau obat. Pangan fungsional dapat dikonsumsi tanpa dosis tertentu, dapat dinikmati sebagaimana makanan pada umumnya, serta lezat dan bergizi.

Ada beberapa produk pangan fungsional yang sudah jamak di masyarakat seperti sayuran dan buah segar yang kaya serat, asparagus yang kaya Inulin, beras merah yang kaya serat dan antioksidan, beras hitam sebagai sumber serat dan antioksidan serta rendah gula, salmon yqng sarat kandungan omega 3, yoghurt mengandung probiotik, madu sebagai sumber antioksidan dan bersifat antibakteri, tempe yang kaya antioksidan dan probiotik, jamu sebafai sumber antioksidan dan masih banyak lagi produk pangan lainnya.

Makanan ini mengandung komponen bioaktif, seperti serat, vitamin, mineral, antioksidan, atau probiotik, yang berperan penting dalam kesehatan.

Contoh pangan fungsional termasuk yogurt dengan probiotik, ikan kaya omega-3, sayuran yang mengandung serat tinggi, atau produk dengan tambahan vitamin dan mineral.

Kesadaran akan pangan fungsional ini semakin meningkat seiring dengan tren gaya hidup sehat, namun edukasi lebih lanjut masih diperlukan agar masyarakat lebih familiar dengan konsep dan manfaatnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....