Tips Hindari Bahaya Listrik Saat banjir Melanda

  • 31 Mei 2024 13:15 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda : Saat ini Kalimantan dilanda musim penghujan. Yang dapat menyebabkan bencana lingkungan berupa longsor dan banjir. Jika banjir terjadi dapat mengalami kerusakan secara materil dan dapat membahayakan bagi manusia. Terutama di kelistrikan dapat membahayakan manusia. Bahaya yang ditimbulkan adalah dapat tersengat Listrik atau bahaya lain yang ditimbulkan karena masalah Listrik. Masyarakat banyak yang tidak mengetahui hal ini. Untuk itu,PT. PLN (persero) mengedukasi masyarakat yang terdampak banjir dengan melakukan sosialisasi dan himbauan dan apa saja yang dilakukan jika banjir datang melanda.

Di lansir dari web.pln.co.id, PT PLN (Persero) pun telah memitigasi dampak bencana tersebut agar bahaya dari listrik dapat dihindari. Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi mengatakan, demi keselamatan masyarakat, listrik akan dipadamkan oleh PLN apabila rumah warga terendam banjir atau aset PLN seperti gardu distribusi dan gardu induk terendam banjir. Karena“Keamanan dan keselamatan pelanggan merupakan hal yang paling utama bagi kami,

Hal pertama yang harus dilakukan masyarakat saat pemukimannya terendam banjir yaitu

1. Mematikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB) di kWh meter. Hal ini untuk menghindari bahaya tersengat aliran listrik.

2. Cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak dan naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman atau ketempat yang lebih tinggi.

3. Apabila terjadi banjir dan listrik belum dipadamkam oleh PLN, laporkan segera melalui PLN Mobile, Contact Center PLN 123 atau hubungi kantor PLN terdekat.

4. Hubungi juga instansi terkait penanggulangan bahaya banjir.

Setelah banjir surut, usahakan semua alat elektronik dan instalasi listrik dalam keadaan kering. Penormalan listrik oleh PLN akan dilakukan apabila instalasi PLN maupun warga sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik.

Penyalaan akan dilakukan atas persetujuan dari warga dengan penandatanganan berita acara disaksikan oleh Ketua RT, RW atau tokoh masyarakat setempat.

Agar semakin aman, masyarakat yang akan memasuki kawasan banjir juga perlu menggunakan alat pengaman diri seperti sepatu boots yang kedap air, sehingga jika melewati genangan air dapat menghindari risiko terkena pecahan kaca, paku, bakteri, maupun arus listrik bocor.

Menurut agung“Arus listrik bocor bisa saja terjadi disebabkan oleh gesekan kabel PLN dengan kabel lain yang dipasang tidak sesuai aturan atau bahkan tidak berizin. Selain itu masyarakat yang mengambil listrik langsung dari tiang juga sangat berbahaya karena kabelnya tidak memenuhi standar dan berpotensi menimbulkan arus bocor,”


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....