Waspada Stalkerware, Aplikasi Anti-Maling yang Jadi Alat Pengintai
- 06 Okt 2026 17:16 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Aplikasi anti-maling di ponsel kini bisa berubah menjadi alat pengintai pribadi yang berbahaya. Pelaku memasang program jahat berkedok pelindung perangkat untuk memata-matai pemiliknya selama berbulan-bulan tanpa jejak.
Peneliti keamanan dari lembaga riset Hexproof membongkar praktik tersebut lewat laporan yang terbit pada Mei 2026. Mereka menelusuri sebuah aplikasi anti-maling yang beredar di toko aplikasi resmi sejak 4 Oktober 2023. Aplikasi itu menyimpan 44 perintah jarak jauh yang dikirim pelaku lewat sebuah dasbor web pribadi.
Perintah jarak jauh itu memungkinkan pelaku memotret diam-diam, merekam suara, dan melacak lokasi korban setiap saat. Peneliti Hexproof juga menemukan perintah yang mampu menghapus seluruh data di ponsel korban dalam sekejap. Korban tidak menerima pemberitahuan apa pun ketika kamera depan mengambil gambar dalam lima belas detik.
Modus paling licik muncul ketika korban mencoba mematikan ponsel yang sudah mereka curigai sejak awal. Aplikasi itu menutup dialog pemadaman, meredupkan layar, lalu mengirim tangkapan layar kunci kepada pelaku. Layar tampak gelap total, tetapi kamera, mikrofon, dan penanda lokasi tetap bekerja di baliknya.
Pada Senin, 9 Februari 2026, seorang peretas membocorkan data pribadi 536 ribu pembeli aplikasi pengintai. Kebocoran itu mengungkap jaringan penjualan alat mata-mata pribadi dengan peminat yang sangat besar di pasar gelap. Lembaga hak digital Electronic Frontier Foundation mendesak penyelidikan jaringan aplikasi serupa sejak Jumat, 25 Februari 2022.
Pengguna dapat memeriksa daftar aplikasi dengan izin aksesibilitas melalui menu keamanan di pengaturan ponsel. Aplikasi yang meminta status administrator perangkat dan menolak dihapus patut dicurigai sebagai alat pengintai. Segera ganti seluruh kata sandi dari perangkat lain, lalu lakukan penyetelan ulang pabrik bila tetap curiga.
Ancaman pengintai pribadi memang sulit terlihat, tetapi celah utamanya dapat ditutup dengan kebiasaan sederhana. Periksa izin aplikasi secara berkala dan unduh pelindung perangkat hanya dari sumber resmi tepercaya. Kewaspadaan kecil setiap hari jauh lebih murah ketimbang mengganti ponsel yang telah dibajak penuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....