Router Wi-Fi Berpotensi Kenali Orang Tanpa Kamera

  • 05 Okt 2026 15:59 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Teknologi jaringan nirkabel kini tidak hanya digunakan untuk menghubungkan perangkat ke internet. Sinyal Wi-Fi juga berpotensi dimanfaatkan untuk mengenali keberadaan hingga identitas seseorang tanpa menggunakan kamera.

Kemampuan tersebut memanfaatkan pantulan gelombang radio yang dihasilkan jaringan nirkabel. Pola pantulan dari tubuh manusia kemudian dapat dianalisis menggunakan kecerdasan buatan untuk membentuk gambaran mengenai seseorang yang berada di sekitar perangkat.

Peneliti dari Karlsruhe Institute of Technology (KIT), Jerman, menguji teknologi tersebut terhadap 197 peserta. Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu mengenali identitas peserta dengan tingkat akurasi yang mendekati seratus persen.

Guru Besar Keamanan Informasi KIT, Thorsten Strufe, menjelaskan gelombang radio dapat membawa informasi mengenai bentuk tubuh seseorang. Ujar dia, kemampuan tersebut membuat teknologi penginderaan berbasis Wi-Fi memiliki fungsi yang sebelumnya lebih banyak diasosiasikan dengan kamera.

Menariknya, proses pengenalan tidak selalu membutuhkan seseorang membawa perangkat nirkabel. Peneliti KIT Julian Todt mengatakan keberadaan individu tetap dapat terdeteksi berdasarkan perubahan pola sinyal yang terjadi ketika seseorang berada di sekitar jaringan.

Teknologi tersebut juga memunculkan persoalan baru terkait privasi. Kata Todt, router yang berada di tempat umum seperti kafe berpotensi digunakan untuk mengenali seseorang yang sering berada atau melintas di lokasi tersebut.

Kemampuan penginderaan melalui sinyal nirkabel juga mulai mendapat tempat dalam pengembangan standar jaringan generasi berikutnya, IEEE 802.11bf. Standar tersebut dirancang untuk mendukung berbagai fungsi, termasuk mendeteksi pergerakan, keberadaan orang, hingga kondisi ruangan.

Para peneliti mendorong agar aspek perlindungan privasi diperhatikan sejak awal pengembangan teknologi tersebut. Ucap mereka, kemudahan memanfaatkan sinyal Wi-Fi perlu diimbangi aturan yang jelas agar teknologi tidak berkembang menjadi sarana pengawasan tanpa persetujuan.

Di tingkat pengguna, sejumlah langkah sederhana dapat dilakukan untuk mengurangi risiko keamanan jaringan. Pengguna disarankan mengganti kata sandi bawaan router dengan kombinasi yang kuat dan unik, memperbaruinya secara berkala, serta menonaktifkan fitur jaringan atau penginderaan yang tidak diperlukan.

Perkembangan teknologi ini menunjukkan bahwa sinyal yang selama ini digunakan untuk mengakses internet juga dapat membawa informasi mengenai lingkungan di sekitarnya. Karena itu, keamanan dan privasi menjadi aspek yang semakin penting ketika perangkat nirkabel terus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....