Ilmuwan Simpan Data Digital di Gulungan Kaset DNA
- 30 Sep 2026 21:04 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Para peneliti mengembangkan kaset pita berisi molekul DNA untuk menyimpan data digital dalam jumlah raksasa. Kaset itu diklaim mampu menampung ratusan petabyte data dan bertahan berabad-abad tanpa daya listrik.
Tim peneliti dari Southern University of Science and Technology memakai pita nilon-poliester sebagai wadah utama data digital. Pola barcode tercetak pada pita untuk menandai lokasi setiap berkas yang tersimpan di sepanjang pita. Ketika dibaca, pita digulung ke pemutar mirip pemutar kaset lawas lalu ditetesi larutan basa.
Kapasitas maksimalnya mencapai 36 petabyte untuk setiap 100 meter pita yang dicetak di laboratorium. Satu gram DNA diperkirakan mampu menyimpan hingga 455 exabyte data, jauh di atas cakram keras. Angka itu setara ratusan juta berkas video pendek yang menumpuk dalam satu ruang kecil.
Lapisan kristal pelindung membuat data di dalamnya bertahan sampai tiga abad pada suhu ruang. Jiankai Li, penulis pertama studi di jurnal Science Advances, menyebut media penyimpanan modern cepat usang. "Tujuan utamanya menciptakan perangkat penyimpanan yang sangat padat dan tahan berabad-abad," ujarnya, Rabu, 10 September 2025.
Peneliti penyimpanan data molekuler University of Washington, Jeff Nivala, menilai otomatisasi itu sebagai kemajuan penting. Menurutnya, kemampuan menjalankan seluruh alur kerja molekuler tanpa sentuhan tangan manusia cukup mengesankan. Dia menilai pendekatan ini berbeda dari penyimpanan DNA konvensional yang masih dikerjakan secara manual.
Kendala utama teknologi ini adalah biaya produksi dan kecepatan sintesis DNA yang masih mahal. Nivala menilai sistem tersebut belum praktis untuk dipakai menyimpan data sehari-hari saat ini. Tim peneliti berencana memadukannya dengan teknik pembacaan dan penulisan molekul generasi terbaru.
Pengujian awal memakai empat potongan gambar yang disimpan di posisi berbeda lalu disatukan kembali. Hasil itu menunjukkan pita DNA bisa menyimpan dan mengambil berkas secara acak tanpa kehilangan isi. Penyimpanan berbasis DNA pun tetap menjanjikan untuk arsip jangka panjang lembaga dan perusahaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....