Wifi Lemot di Kamar Belakang? Letakkan Router di Posisi Ini
- 28 Sep 2026 18:08 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Koneksi WiFi yang sering terputus di bagian tertentu rumah tidak selalu menunjukkan adanya gangguan dari penyedia internet. Posisi router, kondisi ruangan, hingga keberadaan perangkat elektronik di sekitar router dapat memengaruhi kekuatan sinyal.
Router yang diletakkan di dalam lemari atau di sudut rumah berpotensi membuat jangkauan sinyal tidak optimal. Panduan TP-Link menyarankan router ditempatkan di area yang lebih terbuka, tinggi, dan berada di bagian tengah rumah.
"Dinding beton dan penghalang tebal dapat melemahkan sinyal WiFi," demikian penjelasan dalam panduan TP-Link mengenai penempatan router.
Arah antena juga perlu diperhatikan. Untuk rumah satu lantai, antena router dapat diarahkan secara vertikal. Sementara pada rumah dua lantai, antena dapat sedikit dimiringkan agar penyebaran sinyal menuju lantai atas lebih optimal.
Selain posisi router, gangguan dari perangkat elektronik juga perlu diperhatikan. Microwave, telepon tanpa kabel, monitor bayi, dan sejumlah perangkat Bluetooth menggunakan atau dapat memengaruhi pita frekuensi 2,4 GHz. Verizon menyarankan router diberi jarak sekitar tiga meter dari perangkat yang berpotensi menimbulkan gangguan.
Pengguna juga dapat mencoba jaringan 5 GHz jika router dan perangkat mendukung. Jaringan ini umumnya menawarkan kecepatan lebih tinggi dan lebih sedikit gangguan, meski jangkauannya lebih pendek dibandingkan 2,4 GHz.
Masalah koneksi juga bisa muncul akibat kanal WiFi yang bertabrakan dengan jaringan di sekitar rumah. TP-Link menyarankan penggunaan kanal 1, 6, atau 11 pada frekuensi 2,4 GHz, sedangkan jaringan 5 GHz dapat menggunakan kanal 36 hingga 48.
Untuk rumah bertingkat atau memiliki banyak ruangan dengan dinding tebal, perangkat tambahan seperti range extender atau sistem mesh WiFi dapat menjadi pilihan. Microsoft menyarankan pengguna mengukur kecepatan koneksi di sejumlah titik rumah terlebih dahulu sebelum membeli perangkat tambahan.
Dengan demikian, pengguna dapat mencoba memindahkan router ke lokasi yang lebih terbuka, menjauhkannya dari perangkat elektronik, dan mengatur ulang kanal WiFi. Langkah tersebut dapat dilakukan lebih dulu sebelum menyimpulkan bahwa gangguan koneksi berasal dari provider.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....