Mobil Siaran Up-Link Jadi "Pahlawan" RRI pada HUT RI ke-81 di Samarinda

  • 20 Agt 2026 12:06 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di GOR Kadrie Oening, Sempaja, Samarinda, tidak hanya menjadi momentum perayaan kemerdekaan, tetapi juga memperlihatkan peran teknologi dalam mendukung penyiaran.

Di balik siaran langsung rangkaian upacara, mobil siaran luar atau Outside Broadcast (OB) Van RRI dengan sistem up-link menjadi bagian penting dalam menghubungkan suasana kegiatan di lapangan kepada masyarakat melalui siaran.

Bagi Aidil, mahasiswa Universitas Widyagama yang tengah menjalani magang di RRI, pengalaman melihat langsung proses kerja up-link menjadi hal yang menarik. Ia mengaku kagum melihat teknologi dan kerja tim yang digunakan untuk memastikan siaran dari lokasi dapat tersampaikan kepada masyarakat.

“Awalnya saya kagum karena ternyata untuk menyiarkan sebuah acara seperti ini membutuhkan teknologi dan proses yang cukup kompleks. Dari mobil up-link ini saya bisa melihat langsung bagaimana proses siaran dilakukan,” ujar Aidil.

Menurut Aidil, pengalaman tersebut memberikan pemahaman baru mengenai dunia penyiaran yang selama ini lebih banyak diketahuinya melalui hasil siaran. Ia melihat terdapat banyak perangkat dan personel yang bekerja di balik layar untuk menghasilkan sebuah tayangan.

“Selama ini kita hanya melihat hasil akhirnya di televisi atau media lainnya. Setelah melihat langsung, ternyata banyak proses dan orang yang bekerja di belakang layar agar siaran bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Kehadiran OB Van menjadi salah satu bagian penting dalam produksi siaran langsung. Berbagai sumber gambar dan suara dari lokasi kegiatan dikumpulkan untuk kemudian diproses oleh kru di dalam kendaraan.

Dari ruang kendali, kru mengatur gambar, audio, serta kebutuhan teknis lainnya selama kegiatan berlangsung. Koordinasi dilakukan secara cepat agar setiap momen penting dapat tersaji kepada pendengar maupun pemirsa.

Sementara itu, sistem up-link mendukung proses pengiriman sinyal dari lokasi kegiatan menuju jaringan distribusi. Teknologi tersebut memungkinkan informasi dari lapangan diteruskan untuk kebutuhan siaran secara langsung.

Bagi Aidil, keterlibatannya dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga selama menjalani magang di RRI. Ia tidak hanya belajar mengenai penyiaran, tetapi juga memahami pentingnya kerja sama dan ketelitian dalam sebuah produksi lapangan.

“Saya merasa pengalaman ini sangat berharga karena bisa melihat langsung teknologi yang digunakan RRI. Ini membuat saya semakin tertarik untuk belajar lebih banyak tentang dunia penyiaran,” ucapnya.

Pengalaman Aidil menjadi gambaran bahwa teknologi penyiaran tidak hanya menjadi bagian dari pekerjaan profesional, tetapi juga dapat menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda.

Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa yang menjalani magang dapat mengenal lebih dekat proses kerja lembaga penyiaran publik, termasuk bagaimana teknologi digunakan untuk menjangkau masyarakat secara luas.

Kehadiran mobil up-link RRI dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Samarinda akhirnya tidak hanya menjadi bagian dari perangkat teknis siaran. Bagi generasi muda seperti Aidil, teknologi tersebut menjadi pengalaman langsung untuk mengenal dunia penyiaran sekaligus melihat kerja di balik layar sebuah siaran langsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....