Antena Jadi Penentu Kualitas dan Jangkauan Siaran Radio

  • 13 Agt 2026 10:20 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Antena menjadi salah satu komponen penting dalam sistem pemancar radio karena menentukan kualitas sinyal, jangkauan siaran, dan keandalan komunikasi.

Koordinator TMB LPP RRI Samarinda, M. Nurmarwan, menjelaskan antena bekerja mengubah sinyal listrik menjadi gelombang elektromagnetik untuk dipancarkan ke udara. Sebaliknya, antena juga menangkap gelombang elektromagnetik dan mengubahnya kembali menjadi sinyal listrik.

Menurut Nurmarwan, pemilihan jenis antena harus disesuaikan dengan kebutuhan sistem pemancar maupun penerima. Setiap jenis antena memiliki karakteristik berbeda, mulai dari pola pancaran, jangkauan, hingga penggunaan pada sistem komunikasi tertentu.

Salah satu jenis yang banyak digunakan pada stasiun radio FM komersial maupun komunitas adalah Circular Polarization (CP). Antena ini memancarkan gelombang dengan polarisasi melingkar sehingga dapat diterima radio dengan antena vertikal maupun horizontal.

“Antena CP banyak digunakan pada stasiun radio FM karena karakter polarisasinya memungkinkan penerimaan sinyal yang baik pada berbagai posisi antena penerima,” kata Nurmarwan.

Antena CP umumnya berbentuk ring atau loop logam yang dipasang bertingkat pada tower. Jumlah bay pada antena turut menentukan gain dan luas jangkauan pancaran.

Selain CP, terdapat antena dipole yang menjadi salah satu desain paling sederhana dan dasar bagi pengembangan berbagai jenis antena. Sementara antena Yagi memiliki pola pancaran terarah dan banyak digunakan untuk komunikasi titik ke titik, termasuk Studio Transmitter Link (STL).

Untuk kebutuhan cakupan luas, antena omnidirectional vertikal dapat memancarkan sinyal secara merata ke berbagai arah pada bidang horizontal. Adapun antena panel atau sektoral digunakan dalam sistem komunikasi seluler dan trunking radio untuk melayani wilayah tertentu.

Nurmarwan mengatakan, kebutuhan komunikasi microwave dan pengiriman data berkecepatan tinggi umumnya menggunakan antena parabola atau dish. Antena tersebut memiliki gain tinggi dengan pola pancaran yang sangat terarah.

Sementara antena log periodic memiliki kemampuan bekerja pada rentang frekuensi yang lebar. Jenis ini dapat digunakan untuk kegiatan pemantauan frekuensi maupun pengukuran teknis menggunakan spectrum analyzer.

Selain pemilihan jenis antena, perawatan juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pancaran. Pemeriksaan perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan perangkat tetap dalam kondisi baik.

Beberapa bagian yang perlu diperiksa meliputi ring atau loop antena dari potensi karat, korosi, dan retakan. Konektor, kabel feeder, baut, bracket penyangga tower, serta sistem grounding juga perlu dipastikan berfungsi dengan baik.

“Perawatan antena secara berkala sangat penting untuk menjaga kualitas pancaran sinyal tetap optimal, meminimalkan gangguan siaran, serta memperpanjang usia pakai perangkat pemancar,” ujar Nurmarwan.

Dengan demikian, antena bukan sekadar perangkat yang berada di atas tower. Komponen tersebut menjadi bagian penting yang menentukan bagaimana sinyal radio dipancarkan dan diterima masyarakat dengan kualitas yang optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....