Indonesia Bangun AI Factory Terbesar di ASEAN, menuju AI Hub Regional

  • 10 Agt 2026 16:40 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyambut baik peluncuran Zankore by Indosat, inisiatif kolaborasi Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA untuk membangun AI Factory terbesar di Asia Tenggara di Indonesia.

Infrastruktur komputasi kecerdasan artifisial (AI) tersebut diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 1 gigawatt (GW) dalam tiga tahun dan menjadi fondasi pengembangan layanan AI bagi Indonesia maupun kawasan.

Meutya mengapresiasi komitmen investasi yang diumumkan President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha, Group Chief Executive Officer Ooredoo Group Aziz Aluthman Fakhroo, President and CEO Nokia Justin Hotard, serta Senior Vice President of Telecom NVIDIA Ronnie Vasishta.

Menurutnya, kolaborasi empat perusahaan teknologi global tersebut menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan dunia terhadap prospek ekonomi digital Indonesia.

“Pemerintah menyambut baik komitmen empat perusahaan teknologi global untuk membangun AI Factory di Indonesia. Investasi ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan dunia terhadap masa depan ekonomi digital Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi teknologi bernilai tinggi,” kata Meutya di Jakarta, Jumat 7 Agustus 2026.

AI Factory merupakan infrastruktur komputasi berkapasitas besar yang menyediakan daya pemrosesan untuk mengembangkan dan mengoperasikan berbagai layanan kecerdasan artifisial. Berbeda dengan pusat data konvensional, AI Factory mengintegrasikan seluruh rantai nilai AI dalam satu ekosistem, mulai dari infrastruktur data center yang siap mendukung komputasi AI, GPU berperforma tinggi.

Jaringan dan sistem penyimpanan data, hingga layanan GPU-as-a-Service, orkestrasi, workload management, serta operasional AI secara end-to-end.Berdasarkan praktik global, pembangunan AI Factory dengan skala penuh membutuhkan investasi yang sangat besar. Sejumlah kajian internasional memperkirakan kebutuhan investasi mencapai sekitar USD50 juta untuk setiap 1 megawatt (MW) kapasitas komputasi AI secara end-to-end.

Dengan target kapasitas mencapai 1 gigawatt (1.000 MW), pembangunan AI Factory di Indonesia menjadi salah satu investasi infrastruktur AI terbesar yang pernah diumumkan di kawasan Asia Tenggara.

Dikutip dari laman Diskomimfo.kaltimprov.go.id. Senin, 10 Agustus 2026. Pembangunan tahap awal ditargetkan dimulai pada paruh pertama 2027 di Batang, Jawa Tengah, dengan kapasitas awal sekitar 200 megawatt (MW). Infrastruktur tersebut akan terus dikembangkan hingga mencapai target kapasitas 1 gigawatt.

Menurut Meutya, rencana pembangunan AI Factory telah melalui proses yang panjang dan mendapat dukungan pemerintah sejak awal.

"Rencana ini telah digagas sejak awal dan disampaikan dua tahun lalu kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kini seluruh proses telah mencapai tahap final sehingga dapat diumumkan kepada publik,” ujarnya.

Selain membangun infrastruktur komputasi, Zankore juga akan mengembangkan dan meng-hosting Sahabat-AI, model bahasa besar (Large Language Model/LLM) open-source Indonesia yang memiliki 70 miliar parameter dan mendukung berbagai bahasa daerah, termasuk Bahasa Indonesia, Jawa, Sunda, Bali dan BataK.

Dengan hadirnya AI Factory, pemerintah menargetkan Indonesia dapat menjadi AI Hub regional sekaligus mempercepat adopsi AI untuk sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, hingga layanan publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....