Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Jadi Bagian Transformasi Digital Samarinda
- 22 Jul 2026 13:16 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda menekankan pentingnya membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman di tengah percepatan transformasi digital. Penguatan tersebut menjadi salah satu bagian dalam Program Upskilling Guru dan Transformasi Digital Sekolah Tahun 2026.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, mengatakan kemajuan teknologi memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan. Namun, perkembangan digital juga menghadirkan berbagai tantangan yang harus diantisipasi bersama.
Tantangan tersebut antara lain ancaman siber, perundungan atau bullying, penyalahgunaan media sosial, penyebaran informasi palsu, hingga kekerasan verbal di ruang digital. Karena itu, guru dinilai memiliki peran penting dalam membimbing siswa agar menggunakan teknologi secara bijak.
“Sekolah yang maju bukan hanya sekolah yang memiliki perangkat digital yang lengkap atau internet berkecepatan tinggi. Sekolah yang maju adalah sekolah yang mampu menghadirkan rasa aman, rasa nyaman, rasa dihargai, rasa diterima, dan rasa bahagia bagi seluruh peserta didiknya,” ujar Saefuddin.
Saefuddin menilai guru harus menjadi contoh bagi siswa dalam membangun budaya yang baik, termasuk dalam penggunaan media sosial. Guru juga diharapkan mampu mencegah terjadinya kekerasan dan berbagai bentuk perilaku negatif di lingkungan sekolah. Transformasi digital harus berjalan beriringan dengan pembangunan karakter. Pemanfaatan teknologi tanpa penguatan etika dan budaya sekolah justru berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi perkembangan peserta didik.
Wawali Samarinda mengapresiasi implementasi budaya sekolah aman dan nyaman yang menjadi bagian dari program tersebut. Saefuddin berharap para guru dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pelatihan untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan terlindungi.
“Transformasi digital ini bukan sekadar perubahan teknologi, melainkan perubahan budaya pendidikan,” katanya pada Selasa 21 Juli 2026.
Pemkot Samarinda menilai keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, sekolah, guru, orang tua, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, dan berbagai pihak lainnya diharapkan dapat berkolaborasi membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan membahagiakan bagi anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....