Harga Memori DRAM Global Bersiap Melonjak
- 05 Jul 2026 11:39 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Perusahaan semikonduktor raksasa Samsung Electronics berencana menaikkan harga jual memori DRAM hingga 20 persen. Langkah besar ini dipastikan akan memicu lonjakan harga jual pada berbagai perangkat elektronik konsumen global.
Notifikasi secara lisan mengenai kenaikan tarif kontrak tersebut telah disampaikan kepada sejumlah produsen di Tiongkok. Penyesuaian biaya komponen pengetatan pasokan ini dijadwalkan mulai berlaku penuh pada kuartal ketiga tahun ini.
Melansir laporan Chosunbiz, kebijakan sepihak dari Korea Selatan itu terpaksa diambil akibat terjadinya kelangkaan stok material produksi. Kenaikan harga memori jenis LPDDR5X diperkirakan menjadi pemicu utama fluktuasi pasar gawai internasional.
Lembaga riset pasar internasional TrendForce menyatakan bahwa krisis pasokan memori ini masih akan berlanjut dalam beberapa bulan ke depan. Kekosongan pasokan di tingkat distributor global dinilai memperparah kondisi ketergantungan industri gawai.
Hingga saat ini pihak manajemen Samsung Electronics belum memberikan pernyataan resmi terkait nominal akhir penyesuaian biaya pasokan tersebut. Kendati demikian, beberapa asosiasi manufaktur elektronik global telah bersiap melakukan langkah mitigasi harga.
Dampak dari penyesuaian ini diperkirakan akan langsung memukul daya beli masyarakat pada sektor gawai dan komputer. Penurunan margin keuntungan kini membayangi para perakit laptop serta ponsel pintar di kawasan Asia.
Pelaku industri berharap ada alternatif rantai pasok baru demi meredam gejolak harga memori DRAM global yang kian tidak menentu. Langkah stabilisasi produksi diharapkan segera dilakukan oleh produsen hilir guna menjaga stabilitas pasar elektronik nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....