Hubungan Perilaku Anak dengan Apa yang Ditonton di Media Sosial
- 15 Apr 2026 08:41 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Perkembangan media sosial membuat anak-anak kini semakin mudah mengakses berbagai jenis konten digital melalui handphone maupun tablet. Beragam video hiburan, edukasi, hingga tren viral dapat dengan cepat dikonsumsi oleh anak setiap hari.
Namun, konten yang ditonton anak di media sosial dapat memengaruhi perkembangan perilaku mereka dalam kehidupan sehari-hari. Anak cenderung meniru apa yang mereka lihat, dengar, dan amati secara berulang dari lingkungan sekitar, termasuk dari dunia digital.
Dilansir dari jurnal penelitian berjudul “The Impact of Social Media Use on Child and Adolescent Development” yang dipublikasikan melalui National Library of Medicine pada 2024, paparan media sosial dapat memengaruhi perkembangan emosional, perilaku, dan interaksi sosial anak apabila digunakan tanpa pengawasan yang tepat.
Penelitian tersebut menjelaskan bahwa anak-anak memiliki kecenderungan meniru perilaku, bahasa, maupun kebiasaan yang mereka lihat dari konten digital, terutama jika tayangan tersebut dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu lama.
Konten negatif seperti kekerasan, perkataan kasar, atau perilaku tidak pantas berisiko ditiru oleh anak apabila mereka belum mampu membedakan mana perilaku yang baik dan buruk secara utuh.
Sebaliknya, konten positif dan edukatif dapat membantu membentuk kebiasaan baik, meningkatkan kreativitas, serta menambah wawasan anak jika digunakan secara tepat.
Karena itu, orang tua disarankan untuk selalu mengawasi aktivitas digital anak, membatasi waktu penggunaan media sosial, serta membantu memilih konten yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.
Dengan pendampingan yang baik, media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan hiburan tanpa memberikan dampak negatif pada perkembangan perilaku anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....