Konten Edukasi Digital Jadi Tren Baru Gen Z
- 10 Apr 2026 11:43 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Dunia pendidikan kini mengalami pergeseran besar seiring berubahnya kebiasaan belajar masyarakat dari membaca buku fisik menuju platform digital. Generasi Z kini lebih banyak mencari pengetahuan melalui video singkat di media sosial dibandingkan membaca buku secara konvensional.
Fenomena tersebut menunjukkan media sosial memiliki pengaruh besar sebagai sarana pembelajaran modern yang dinilai efektif, efisien, serta mudah diakses tanpa memerlukan biaya besar.
Putri Duta Bahasa Kaltim-Kaltara 2024, Vidia Fatmawati, mengatakan secara psikologis manusia lebih mudah memahami informasi melalui visualisasi dibandingkan hanya membaca teks.
“Secara psikologis, manusia memang lebih mudah memahami melalui visualisasi dibandingkan membaca,” ujar Vidia, Jumat 10 April 2026.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah mengubah pola belajar masyarakat, khususnya generasi muda, yang kini lebih menyukai konten edukatif dalam format visual dan interaktif.
Sementara itu, Putra Duta Bahasa Kaltim-Kaltara 2024, Zaky Andriva Hibatullah, mendorong generasi muda untuk tidak ragu menjadi pembuat konten edukatif di media sosial meski masih diliputi rasa kurang percaya diri.
“Rasa minder atau takut akan penilaian orang lain sebaiknya diabaikan demi memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Hasil yang baik pasti mengikuti proses yang dilakukan secara konsisten,” kata Zaky kepada RRI Pro 4 Samarinda.
Ia menambahkan, seseorang tidak harus selalu tampil di depan kamera untuk menyebarkan hal positif. Konten inspiratif tetap dapat dibagikan melalui berbagai cara, seperti unggahan motivasi maupun video singkat melalui fitur media sosial.
Menurut Zaky, setiap orang memiliki karakter dan gaya unik masing-masing dalam menyampaikan pesan edukatif kepada audiens.
“Yang terpenting adalah pesan positifnya bisa tersampaikan dan memberi manfaat bagi orang lain,” ujarnya.
Ia berharap transformasi media sosial sebagai ruang belajar modern dapat dimanfaatkan secara bijak oleh generasi muda, dengan tetap menyaring informasi yang diterima demi kebaikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....