Fakta Wi-Fi Publik: Nyaman tapi Mengancam
- 25 Feb 2026 08:55 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kehadiran WiFi publik di kafe, bandara, hingga ruang tunggu memang memudahkan masyarakat untuk tetap terhubung dengan internet tanpa menguras kuota. Namun di balik kemudahan tersebut, tersimpan sejumlah risiko keamanan yang kerap tidak disadari pengguna.
Sejumlah panduan keamanan siber menyebutkan, jaringan WiFi publik umumnya memiliki sistem perlindungan yang lebih lemah dibandingkan jaringan pribadi. Dalam Kaspersky Daily di kaspersky.com dijelaskan bahwa peretas dapat melakukan sniffing untuk menyadap aktivitas pengguna, termasuk data login dan informasi pribadi yang dikirim melalui jaringan terbuka.
Sementara itu, Norton Cyber Safety melalui laman norton.com menekankan bahwa penggunaan WiFi publik tanpa perlindungan tambahan berisiko menyebabkan pembajakan akun. Hal ini dapat terjadi ketika pengguna mengakses media sosial, email, atau layanan perbankan tanpa koneksi yang terenkripsi.
Cisco dalam panduan keamanan jaringan di cisco.com juga mengingatkan potensi penyebaran malware melalui jaringan WiFi gratis. Perangkat yang terhubung dapat menjadi target untuk disusupi perangkat lunak berbahaya, terutama jika pengguna mengunduh file dari sumber yang tidak jelas.
Selain itu, Kominfo melalui situs kominfo.go.id menyarankan masyarakat untuk menghindari transaksi penting saat menggunakan WiFi publik. Aktivitas seperti belanja online atau mengakses layanan keuangan berisiko tinggi karena data dapat dicuri oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Tak hanya itu, Google Safety Center di safety.google menyebutkan bahwa lokasi dan aktivitas digital pengguna juga dapat terlacak ketika terhubung ke jaringan yang tidak aman. Oleh karena itu, pengguna disarankan mematikan fitur berbagi lokasi dan menggunakan koneksi yang terpercaya.
Dengan meningkatnya kebutuhan akan akses internet cepat, penggunaan WiFi publik memang sulit dihindari. Namun, langkah pencegahan seperti menggunakan VPN, mengaktifkan autentikasi dua faktor, serta menghindari akses data sensitif dapat membantu meminimalkan risiko kebocoran data.
Kesadaran akan ancaman di balik kemudahan WiFi publik menjadi kunci agar aktivitas digital tetap aman dan nyaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....