Menjaga Keamanan Data di Hari Ganti Kata Sandi

  • 31 Jan 2026 08:14 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda : Saat ini, sebagian besar transaksi dilakukan secara online; oleh karena itu, informasi pribadi dan rahasia kita rentan terhadap serangan hacker. Hal ini membuat pentingnya menjaga keamanan data online kita dengan mengganti kata sandi secara berkala.

Dengan meningkatnya transaksi dan aktivitas online, peretasan tampaknya menjadi bisnis yang berkembang pesat. Hal ini mendorong kesadaran tentang keamanan siber pribadi dan kebutuhan untuk mengganti kata sandi secara teratur.

Hal ini disadari oleh Matt Buchanan, yang pernah diretas dua kali dan merasa akan baik jika ada hari khusus untuk mengingatkan semua orang untuk mengganti kata sandi mereka. Hari Ganti Kata Sandi pertama kali dirayakan pada 1 Februari tahun 2012.

Penelitian menunjukkan bahwa seseorang bertanggung jawab atas serangan siber yang mereka hadapi, karena banyak peretas mengakui bahwa banyak pengguna internet memiliki keamanan yang buruk dan mudah diretas. Hal ini karena kita membuat kata sandi yang sederhana dan mudah diingat, lalu menggunakannya untuk semua akun internet kita. Kata sandi tersebut mudah ditebak, sehingga kita rentan terhadap serangan peretasan.

Diretas pada skala pribadi mungkin tidak terlalu berdampak pada kita. Namun, hal ini menjadi pukulan fatal bagi perusahaan karena mereka mengalami kerugian besar dan mungkin runtuh karenanya. Harga saham perusahaan-perusahaan tersebut akan turun jika mereka diretas.

Yahoo adalah contoh perusahaan besar yang mengalaminya. Banyak organisasi lain juga melaporkan pelanggaran sistem dan pencurian data. Hal ini bahkan lebih sulit bagi bisnis kecil yang menjadi target mudah bagi peretas.

Laporan menunjukkan bahwa tingkat peretasan telah meningkat sejak pandemi Covid-19 dan akan terus menjadi ancaman bagi teknologi online kecuali pengguna mengambil langkah pencegahan untuk menghindarinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....