Digitalisasi Pendidikan, Kaltim Kembangkan Smart Classroom
- 13 Jun 2025 22:48 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu’ti, menegaskan komitmen pemerintah dalam merealisasikan amanat konstitusi untuk memberikan pendidikan berkualitas bagi seluruh warga negara. Hal ini disampaikan dalam dialog terbuka di Gedung Lamin Etam, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Timur, Jumat (13/6/2025).
Prof. Abdul Mu’ti menyampaikan, kementerian saat ini fokus menyelesaikan permasalahan pendidikan secara bertahap melalui berbagai program strategis, sejalan dengan visi nasional dan Asta Cita. “Kami sedang merevitalisasi lebih dari 11 ribu sekolah dengan total alokasi anggaran mencapai Rp11,9 triliun,” ujarnya.
Salah satu program unggulan yang disorot adalah penerapan smart classroom yang telah berjalan di Kalimantan Tengah dan kini mulai diterapkan di Kalimantan Timur.
Sebanyak 300 ribu unit smartphone juga telah disalurkan ke sekolah-sekolah, disertai dengan pelatihan bagi guru-guru agar mampu memanfaatkan teknologi secara maksimal dalam proses pembelajaran.
Selain itu, kementerian juga meluncurkan program beasiswa pendidikan sarjana bagi 12 ribu guru di seluruh Indonesia.
“Setiap guru penerima beasiswa akan dibiayai Rp3 juta per semester untuk menempuh pendidikan S1,” jelas Abdul Mu’ti.
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, pemerintah juga menyiapkan insentif sebesar Rp300 ribu per bulan yang mulai disalurkan pada Juli 2025, khususnya bagi guru-guru honorer yang belum menerima tunjangan sertifikasi.
Menteri berharap seluruh program tersebut dapat mempercepat pemerataan akses dan kualitas pendidikan di berbagai wilayah, termasuk Kalimantan Timur, demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
(Zulfikar Ali)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....