REI Kaltim Harapkan Dukungan BI bagi Pelaku Usaha Properti
- 27 Jan 2026 11:24 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Kalimantan Timur (Kaltim) berharap kepemimpinan baru Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltim dapat memperkuat sinergi dengan sektor properti dan pembangunan ekonomi daerah.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Bidang Hubungan Instansi Birokrat dan Komunikasi DPD REI Kaltim, Joko Martono, menyusul pengukuhan Jajang Hermawan sebagai Kepala BI Kaltim menggantikan Budi Widihartanto yang menjabat pada periode 2023–2025. Upacara pengukuhan berlangsung di Kantor Perwakilan BI Provinsi Kaltim, Senin, 26 Januari 2026.
Menurut Joko, selama ini hubungan kemitraan antara DPD REI Kaltim dan BI Kaltim telah berjalan dengan baik dan menunjukkan kolaborasi yang positif, khususnya dalam mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Selama ini hubungan kemitraan REI, khususnya DPD REI Kaltim dengan BI Perwakilan Kaltim cukup bagus dan sinerginya juga cukup menarik,” ujar Joko.
Ia berharap, di bawah kepemimpinan Jajang Hermawan, sinergi tersebut dapat semakin diperkuat, terutama dalam mendorong sektor ekonomi yang berkaitan langsung dengan industri properti.
“Kami berharap kepemimpinan Pak Jajang Hermawan bisa lebih mempertegas dan meningkatkan prestasi-prestasi, khususnya yang berhubungan dengan ekonomi dan sektor properti,” kata Joko.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sosialisasi kebijakan dan ketentuan keuangan dari BI yang menyentuh langsung sektor properti agar pelaku usaha dapat menyesuaikan diri dan menangkap peluang yang ada.
“Kami berharap sosialisasi kebijakan-kebijakan keuangan yang berkaitan dengan properti bisa lebih antusias lagi, sehingga kami juga mendapatkan momentum untuk berkontribusi secara positif dalam pembangunan Kalimantan Timur,” ucapnya.
DPD REI Kaltim pun optimistis, dengan komunikasi dan kolaborasi yang semakin erat antara BI dan pelaku usaha properti, sektor ini dapat terus tumbuh dan berperan strategis dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk dalam menyongsong perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....