Atlet Filipina Puji Turnamen Tenis Meja Internasional PITTC di Paser
- 25 Jul 2026 09:48 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser - Turnamen tenis meja terbuka yang bertajuk Paser International Table Tennis Championhsip (PITTC) 2026 kini tengah bergulir dan akan berakhir pada 26 Juli 2026 di Arena Gelanggang Olahraga Sadurengas, Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot.
Di mana, dalam event tersebut berbagai macam atlet sudah unjuk kemampuan dan memberikan penampilan terbaiknya.
Selain atlet-atlet dari berbagai daerah se Indonesia, adapun 6 negara lain yang ikut berpatisipasi, seperti Kamboja, Malaysia, Filipina, India, Jepang dan Korea Selatan.
Dari Filipina sendiri turun 4 petenis meja yang diketahui merupakan atlet yang tengah masuk dalam Pelatihan Nasional (Pelatnas) negara mereka, dan mengikuti PITCC ini untuk mengasah sekaligus uji kemampuan.
Keempat atlet asal nagara yang dijuluki 'Mutiara Laut dari Orien' itu yakni Angle dan Kheith (putri), kemudian John Russel dan Jann Nayre (putra).
Ditemui rri.co id, Kheith mengatakan bahwa event ini diakuinya cukup bagus, sebab ada cukup banyak atlet yang berkualitas berlaga di arena tenis meja Paser.
"Menurut saya suasananya sangat baik. Tempat pertandingannya besar dan ada banyak pemain kuat yang bisa menjadi lawan. Jadi, menurut saya ini bagus," ucap atlet Pelatnas Filipina Kheith.
Ia bersama rekannya itu pun juga pernah mencicipi beberapa kejuaraan internasional lainnya, seperti Kejuaraan Tenis Meja Asia di Yogyakarta 2019 lalu, dan kejuaraan tingkat junior.

Meski mengakui event PITTC, namun menurutnya kejuaraan yang di Yogyakarta lebih menantang karena ada atlet-atlet kuat dari negara Tiongkok yang berlaga.
"Menurut saya turnamen ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi kami. Namun, saya rasa turnamen di Yogyakarta memiliki pemain-pemain yang lebih kuat. Karena saat itu ada Tiongkok dan Jepang yang ikut dalam turnamen tersebut," ujarnya.
Sementara itu, atlet putri dari Filipina lainnya yakni Angle, menyampaikan bahwa penyelenggaraan PITTC 2026 sudah cukup bagus, hanya saja Ia berharap ke depannya lebih banyak negara lain yang diundang.
Menurutnya, semakin banyak atlet dari berbagai negara yang berpatisipasi, maka diyakininya dalam kompetisi tersebut akan berlangsung meriah.
"Untuk event ini, menurut saya saat ini semuanya sudah sangat baik, dan saya harap ke depannya akan lebih baik lagi dengan lebih banyak pemain yang datang, lebih banyak negara yang berpartisipasi, dan lebih banyak kesempatan bagi para pemain," katanya Angle.

Atlet Pelatnas Filipina ini mengaku membutuhkan effort yang lebih agar bisa sampai ke Bumi Daya Taka dari negara asal mereka.
Sebab, sesampainya tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan, harus menempuh beberapa jam agar sampai ke Tanah Grogot, mulai dari naik kapal untuk menyeberang, kemudian melanjutkan perjalanan darat 3 jam lebih.
Untuk bisa sampai ke Paser ikut bertanding di turnamen ini, perjalanannya panjang.
"Sangat melelahkan karena kami bepergian hampir 24 jam. Kami harus transit di Singapura dan menunggu di sana selama 6 jam. Lalu setelah tiba, kami masih harus menempuh perjalanan lagi selama 3 jam dari Sepinggan ke sini," ujarnya Angle.

Meski melelahkan dalam perjalanannya, kendati demikian mereka sudah mencicipi makanan yang ada di Tanah Grogot. Akan tetapi belum bisa mencicip semua, lantaran harus mempersiapkan diri untuk bertanding.
Angle berharap memiliki waktu lebih untuk bisa berkeliling menyantap kuliner yang ada di Bumi Daya Taka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....