Kongres Diaspora Buka Peluang Kolaborasi Dunia di IKN

  • 24 Jul 2025 23:48 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Nusantara : Kongres Diaspora Indonesia ke-8 yang digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar ajang temu kangen anak bangsa di luar negeri, melainkan forum strategis yang membuka peluang kolaborasi global untuk membangun peradaban baru di jantung Indonesia.

Ratusan peserta dari berbagai negara hadir dengan semangat membawa ilmu, pengalaman, dan jaringan internasional mereka demi kemajuan Tanah Air. Momentum ini menjadi bukti bahwa IKN bukan hanya proyek fisik semata, tapi juga simpul peradaban yang menghubungkan potensi Indonesia dengan dunia.

“Kami ingin membangun sinergi, menciptakan ruang bagi para diaspora untuk pulang, berkarya, dan terlibat langsung dalam pembangunan ibu kota baru Indonesia,” ujar Kartika Dewi, Deputy President IDN Global di IKN, Kamis (24/7/2025).

BACA JUGA:

Diaspora 16 Negara Siap Hadiri Kongres di IKN

Berbagai sesi dialog dan forum kerja sama yang digelar selama kongres memunculkan banyak gagasan segar, mulai dari teknologi hijau, pendidikan berkualitas, UMKM kreatif, hingga diplomasi budaya.

Kartika mengungkapkan bahwa pemilihan IKN sebagai lokasi kongres memiliki makna strategis.

“Kami para diaspora ingin melihat langsung bagaimana perkembangan IKN, karena selama ini banyak informasi yang kami dapatkan dari jauh dan belum tentu akurat. Dengan datang ke sini, kami bisa melihat dari mata kepala sendiri dan menyampaikan kembali realitas IKN kepada jaringan diaspora di seluruh dunia,” ujarnya.

Kongres ini akan berlangsung selama lima hari dengan beragam agenda, antara lain:

  • Bazar Nusantara dan Pameran Foto Internasional
  • Eco Fashion Nusantara (dengan 13 desainer dari Australia, Kalimantan, dan Indonesia)
  • Penanaman pohon bersama
  • Kunjungan ke Desa Bumi Harapan untuk peresmian program Desa Digital berbasis aplikasi OpenSID, hasil karya diaspora Indonesia
  • Delapan sesi diskusi tematik kediasporaan
  • General Meeting untuk pemilihan pengurus IDN Global periode berikutnya

Liaison Executive IDN Global, Tria Nurlaela, menyebutkan bahwa kongres ini juga menjadi puncak kepengurusan IDN Global dua tahunan.

“Selain sesi diskusi, akan ada deklarasi diaspora, peluncuran buku kedua IDN Global, dan general meeting untuk memilih pengurus baru. Ini pertama kalinya kongres diselenggarakan di luar Jakarta, dan kami bangga bisa melakukannya di jantung ibu kota baru Indonesia,” katanya.

BACA JUGA:

Diaspora Indonesia Bersatu Dukung Keberlanjutan IKN

Dengan mengusung tema “Mewujudkan IKN sebagai Kota Dunia untuk Semua,” para diaspora ingin memperkuat kontribusi mereka dalam proses globalisasi dan internasionalisasi IKN.

“Kota dunia bukan hanya soal fisik, tapi juga nilai-nilai inklusivitas, kolaborasi, dan keterbukaan. Di sinilah diaspora bisa berperan sebagai agen yang menyebarkan semangat itu,” jelas Tria.

Kegiatan ini juga terbuka untuk publik lokal. Dalam salah satu sesi diskusi, mahasiswa dan masyarakat sekitar akan diundang untuk berbagi pengalaman dan memperluas perspektif.

“Ini bukan hanya untuk diaspora, tapi juga untuk masyarakat lokal. Kami ingin berbagi ilmu, pengalaman, dan semangat global kepada generasi muda di sekitar IKN,” tambah dia.

Selain peserta diaspora dan tamu lokal, acara ini juga akan dihadiri oleh media internasional, termasuk dari Australia, untuk menyebarkan narasi IKN ke panggung global.

Dengan hadirnya Kongres Diaspora di IKN, semangat gotong royong lintas batas negara terasa semakin nyata. Para diaspora bukan lagi sekadar pengamat, tapi pelaku aktif dalam perjalanan besar menuju Indonesia Emas 2045. Dan IKN menjadi panggung, tempat mereka pulang dan membangun negeri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....