Perumda Batiwakkal Respons Isu Karhutla dan Kelangkaan BBM

  • 03 Sep 2026 21:00 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Berau – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau melalui Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) terus memperkuat pemantauan terhadap berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat. Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjadi dua isu yang mendapat perhatian karena berpotensi memengaruhi sejumlah sektor pelayanan publik.

Untuk memperoleh informasi langsung dari instansi terkait, Tim IKP Diskominfo Berau melakukan penggalian informasi ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan badan usaha milik daerah yang memiliki keterkaitan dengan pelayanan masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau, sebagai penyedia layanan air minum bagi masyarakat.

Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau, Saipul Rahman, mengatakan kondisi karhutla perlu menjadi perhatian bersama karena lingkungan dan ketersediaan sumber daya air memiliki keterkaitan erat dengan keberlangsungan pelayanan air minum. Perumda Batiwakkal sendiri saat ini melayani sekitar 43.530 sambungan pelanggan di Kabupaten Berau.

Menurut Saipul, pihaknya terus berupaya menjaga kualitas dan kontinuitas pelayanan sekaligus melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai kondisi yang berpotensi mengganggu operasional perusahaan. Ia menilai karhutla tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap kondisi sumber air dan lingkungan di sekitarnya.

“Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menjadi perhatian kita bersama karena dapat memberikan dampak terhadap kondisi sumber air dan lingkungan di sekitarnya. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah terjadinya kebakaran lahan, dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran,” ujar Saipul, Kamis 3 September 2026.

Selain isu karhutla, ketersediaan BBM juga menjadi perhatian dalam pemantauan isu publik tersebut. BBM memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan operasional, mulai dari mobilisasi petugas dan kendaraan pelayanan hingga kegiatan pemeliharaan jaringan serta berbagai aktivitas teknis di lapangan.

“Untuk pelayanan air minum, operasional di lapangan harus tetap berjalan. Karena itu, kondisi ketersediaan BBM tentu menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Kami berharap kondisi tersebut dapat segera teratasi dan distribusi BBM kembali normal sehingga aktivitas pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” kata Saipul.

Meski menghadapi berbagai potensi tantangan, Perumda Air Minum Batiwakkal berkomitmen tetap mengedepankan pelayanan kepada pelanggan melalui pengelolaan operasional yang efektif. Perusahaan juga menyediakan kanal informasi dan pengaduan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai gangguan pelayanan, menyampaikan keluhan, serta mengakses layanan pelanggan.

Di tengah kondisi lingkungan yang memerlukan perhatian, Perumda Batiwakkal turut mengajak masyarakat menggunakan air secara bijak. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan keberlanjutan sumber daya air.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Berau, khususnya pelanggan Perumda Batiwakkal, agar menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan. Jangan membuang-buang air. Pastikan keran tertutup dengan baik dan segera laporkan apabila menemukan kebocoran pada jaringan atau sambungan air,” katanya.

Saipul menambahkan, kepedulian masyarakat sangat membantu Perumda Batiwakkal menjaga efisiensi pelayanan sekaligus mengurangi potensi kehilangan air. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama pada kondisi cuaca kering yang dapat meningkatkan risiko penyebaran api.

“Mari kita menjaga lingkungan dan sumber air bersama-sama. Jangan membakar lahan sembarangan, hemat penggunaan air, dan segera sampaikan kepada pihak terkait apabila menemukan kebocoran atau gangguan pelayanan. Dengan kolaborasi masyarakat dan pemerintah, pelayanan air minum dapat terus berjalan dengan baik,” ujar Saipul.

(Diskominfo Berau-IKP/Er/Syp/Wnd)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....