Kasus Stunting di Mahulu Harus Diputus Sejak Dini, Kader Diminta Bergerak Aktif

  • 15 Agt 2026 13:01 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Mahakam Ulu - Dinas Kesehatan P2KB Mahakam Ulu menegaskan pendampingan keluarga harus dilakukan berkelanjutan. Langkah ini dinilai menjadi kunci memutus risiko stunting sejak sebelum kehamilan.

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Mahakam Ulu dr. Petronela Tugan, M.Kes. menyampaikan hal tersebut. Pengarahan diberikan saat penutupan Revitalisasi Kader Pendamping Keluarga di Buper Tanaa Mekaam Jaya Long Melaham.

Petronela mengapresiasi antusiasme para kader selama mengikuti seluruh rangkaian revitalisasi. Menurutnya kegiatan kebersamaan dan permainan turut menguji pengetahuan serta memperkuat kekompakan kader.

Ia menegaskan stunting tidak terjadi secara tiba-tiba dan harus dicegah sejak jauh sebelum kehamilan. Pendampingan perlu dimulai dari calon pengantin hingga anak berusia 59 bulan.

“Ketika kita tahu ada yang menikah, itu sudah menjadi tugas kita untuk mendampingi,” kata Petronela. Jumat, 14 Agustus 2026, Kader juga diminta berkoordinasi dengan ketua RT dan pemerintah kampung untuk memetakan keluarga berisiko.

Petronela mengingatkan kader agar tidak menghakimi keluarga yang menghadapi masalah kehamilan atau ketidaksiapan pernikahan. Fokus pendampingan harus mengutamakan keselamatan ibu dan bayi serta memastikan akses layanan kesehatan.

Pengawalan 1.000 Hari Pertama Kehidupan disebut menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan. Setelah kelahiran, pemantauan tumbuh kembang harus rutin dilakukan melalui posyandu dengan penimbangan dan pengukuran.

“Kita harus memastikan asupan gizi diperhatikan sejak awal pembuahan sampai anak tumbuh,” ujar Petronela. Ia juga mendorong keluarga memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi melalui kebun dan ternak sederhana.

Petronela mengibaratkan anak stunting seperti sudah jatuh ke dasar lubang sehingga pemulihannya membutuhkan usaha besar. Karena itu, kader diminta memperkuat pencegahan agar anak berisiko masih dapat diselamatkan sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....